2016, Banyak Keluhan Pembayaran Kartu Kredit

Tahun 2016 telah berlalu, meski begitu laporan mengenai performa kartu kredit akan terus ada. Tentunya ini berguna sebagai sarana refleksi agar performa kartu kredit di tahun 2017 ini semakin baik. Lalu, sepanjang tahun 2016 bagaimanakah performa kartu kredit?

Dilansir dari economy.okezone.com, sepanjang tahun 2016 YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) menyatakan bahwa pelaporan/keluhan terbanyak berasal dari bisnis kartu kredit. Banyaknya pemegang kartu kredit yang termasuk gagal dalam membayar tagihan kartu kredit menjadi bukti bahwa masih perlu perbaikan di sektor bisnis tersebut.

Dari segi hukum, ketika seseorang telah setuju untuk membuat kartu kredit, maka ia juga telah menyetujui syarat dan ketentuan yang diberlakukan, termasuk wajib untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang mengikat selama kepemilikan kartu kredit.

Misalnya, ketika mengajukan kartu kredit BNI, A telah setuju untuk mematuhi syarat dan ketentuan, termasuk biaya-biaya yang harus ia bayarkan selama menggunakan kartu kredit BNI tersebut. Ketika aplikasi pengajuan kartu kreditnya diterima, maka ia harus patuh, salah satunya adalah kewajiban membayar tagihan atas transaksi yang ia lakukan dengan kartu kreditnya.

Bila A tidak bersedia membayar tagihan kartu kreditnya, maka ia termasuk melanggar peraturan atau melanggar kesepakatan yang telah ada, dan karenanya bank berhak untuk melakukan tindakan-tindakan yang sekiranya perlu agar A memenuhi kewajibannya.

Akan tetapi, dari sekian banyak kasus gagal membayar tagihan kartu kredit, sebagian lainnya adalah mereka yang tidak mampu membayar tagihan kartu kredit karena sedang tidak ada uang mencukupi atau menggunakan kartu kredit jauh melampaui yang ia mampu bayar.

Ada juga yang membayar tagihan kartu kredit dengan metode minimum payment secara terus menerus, padahal minimum payment akan terus menambah tagihan dengan beban bunga kartu kredit sebesar 2,95% yang terus dikenakan. Jika begini terus, tentu akan ada saat dimana pemegang kartu akhirnya kesulitan membayar tagihan yang terus menumpuk, dan akhirnya tidak terbayar sama sekali.

Untuk kasus-kasus gagal membayar tagihan kartu kredit karena alasan tertentu, seperti kecelakaan, sakit yang butuh biaya besar, dan lain sebagainya maka ada baiknya melakukan negosiasi dengan bank. Biasanya bank akan memberikan kompensasi atau keringanan dalam bentuk-bentuk tertentu untuk meringankan kewajiban pemegang kartunya.

Baca juga: Tips Bernegosiasi dengan Bank dalam Membayar Tunggakan Kartu Kredit

Bank bisa saja memberikan diskon, penghapusan bunga, keterlambatan pembayaran, cicilan tetap selama beberapa bulan, dan masih banyak lagi lainnya, yang pasti pemegang kartu harus aktif dan menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah tunggakannya dan tidak lari dari tanggung jawab.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.