Tahun 2018 Bank BCA akan Fokus Tingkatkan Pertumbuhan Transaksi Kartu Kredit

Di tengah gencar-gencarnya perbankan menggenjot jumlah pertumbuhan pemegang kartu kredit mereka, nampaknya PT Bank Central Asia Tbk berpikiran lain. Mereka menyatakan bahwa di tahun 2018 ini Bank BCA tidak akan terlalu ‘ngotot’ menambah jumlah pemegang kartu kreditnya.

Alih-alih menambah jumlah pemegang kartu kreditnya, BCA justru akan fokus untuk meningkatkan jumlah transaksi kartu kredit dari pemegang kartu kredit yang sudah ada sekarang ini. Adapun target pemegang kartu baru di tahun 2018 hanya sekitar 8% penambahan, dari jumlah pemegang kartu kredit BCA sebanyak 3,4 juta per November 2017.

Lain dengan target jumlah penambahan pemegang kartu yang berada di angka 8%, target peningkatan transaksi kartu kredit mereka berada di 13%. Santoso selaku Direktur Bank BCA mengatakan bahwa bisnis kartu kredit sedikit berbeda dengan kredit industri. Bila kredit industri susah beranjak dari angka 7% – 8%, maka kartu kredit justru mampu tumbuh hingga 13,4% per September 2017 lalu.

Ini dibaca sebagai peluang yang baik bagi Bank BCA, karena menunjukkan bahwa bisnis kartu kredit sudah mulai mendapat tempat di hati masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang menyadari kebutuhan mereka akan kartu kredit, baik dari segi pendanaan, alat pembayaran yang aman, hingga pencatatan keuangan yang teratur dan rutin dari adanya billing statement.

Kemudian, per September 2017, Bank BCA berhasil membukukan penyaluran kredit melalui kartu kredit adalah sebesar Rp 10,96 triliun, atau setara dengan pertumbuhan sebesar 13,4% dari posisi pertumbuhan transaksi September 2016 yang berada di angka 9,67 triliun.

Lini bisnis kartu kredit BCA berkontribusi dalam pemasukan pendapatan Bank BCA sebesar 8,6% dari keseluruhan total kredit konsumer BCA, hingga kuartal III 2017 yang mencapai Rp 128,33 triliun. Porsi sumbangan terbesar masih dipegang oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang mencapai 61,4% atau Rp 78,83 triliun, dan kredit kendaraan bermotor (KKB) dengan persentase sebesar 30% atau senilai Rp 38,52 triliun.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.