Akhir Kasus Bobol Rekening Ilham Bintang, 8 Tersangka Diamankan Polisi

Kasus pembobolan rekening Ilham Bintang wartawan senior telah berhasil diungkap polisi. Tak kurang dari 8 tersangka diamankan polisi atas kasus pembobolan rekening tabungan Ilham Bintang di Commonwealth Bank dan pembobolan kartu kredit BNI Ilham Bintang.

Delapan tersangka yang berhasil diamankan polisi masing-masing memiliki peran. Adapun otak dari kejahatan adalah Desar alias D (27 tahun) yang ditangkap polisi di kediamannya di Sumatera Selatan. Desar memiliki peran mencari data. Ia mendapatkan data Ilham Bintang dari SLIK OJK yang ia beli dari Hendri.

Sementara Hendri yang merupakan karyawan IT di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BPS, memiliki akses data SLIK OJK. Data tersebut berisikan data pribadi lengkap seseorang yang memiliki pinjaman. Sayangnya Hendri yang memiliki akses data ini telah menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya dengan menjual data tersebut kepada Desar.

Setelah mendapatkan data-data tersebut, Desar kemudian menelusuri data nasabah yang aktif rekeningnya. Kemudian, setelah mendapatkan target sasaran yang kebetulan adalah Ilham Bintang, Ia lalu mencari orang untuk ditugasi menduplikasi nomor simcard milik Ilham Bintang.

Baca juga: SIMCARD DIKLAIM ORANG TAK DIKENAL, REKENING TABUNGAN DAN KARTU KREDIT ILHAM BINTANG DIBOBOL

Dari rekaman CCTV gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange, tersangka mengaku sebagai Ilham Bintang dan membuat aduan sehingga terbit kartu simcard baru. Simcard yang baru terbit dan berhasil diaktifkan, ini lantaran karena ponsel Ilham Bintang yang saat itu berada di Australia dalam keadaan mati.

Begitu simcard berhasil dikuasai, para pelaku kemudian bisa dengan mudah menguasai email korban. Verifikasi ulang untuk meminta kode sandi atau password dapat dilakukan dengan mudah karena nomor ponsel berhasil dikuasai. Dengan membuka email, para pelaku berhasil membuka data-data lainnya.

Selanjutnya, mereka menguras rekening korban dengan cara mentransfer uang milik Ilham Bintang dari rekening tabungan di Commonwealth Bank ke rekening penampung dan dengan melakukan pembelanjaan online menggunakan kartu kredit BNI.

Adapun pelaku-pelaku yang berhasil diamankan polisi masing-masing bernama Teti Rosmiawati, Wasno, Arman Yunarto, Hendri Budi Kusumo, Rifan Adam Pratama, dan Heni Nur Rahmawati. Para pelaku diamankan Polisi di Polda Metro Jaya dan terancam dijerat UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, Pasal 363 dan 263, serta UU nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.