Hati-Hati Moms, Jangan Sampai Teledor Hingga Anak Belanja Game Online!

Baru-baru ini seorang ibu rumah tangga di Inggris dibuat kaget setengah mati dengan kelakuan anak laki-lakinya. Bocah laki-laki yang baru berusia 8 tahun tersebut ternyata ketahuan berbelanja game online menggunakan kartu kredit miliknya.

Masalahnya sang anak menggunakan kartu kreditnya hingga sebesar 3120 poundsterling atau sekira Rp 54 juta rupiah. Pembelanjaan tercatat untuk membeli sejumlah fitur di game Xbox, Minecraft dan Roblox yang sering ia mainkan.

Hanya dalam kurun waktu tiga minggu, putranya tersebut mampu menguras limitnya hingga ribuan poundsterling dan membuatnya menderita kerugian. Martine baru menyadari adanya transaksi besar tersebut setelah ia menerima tagihan kartu kredit bulan lalu.

Martine adalah seorang single mother, sehingga kini ia kebingungan bagaimana melunasi tagihannya tersebut. Padahal biasanya ia menggunakan kartu kreditnya tak lebih dari 30 poundsterling per bulan (sekira Rp 500.000 rupiah).

Martine mengakui dirinya pernah memasukkan data kartu kreditnya untuk membelikan sang anak sebuah fitur game seharga 4,99 poundsterling (sekira Rp 87.000 rupiah). Martine tidak menyadari bahwa kartu kreditnya tersimpan di sistem dan membuat putranya bisa berbelanja menggunakan kartu kreditnya tersebut.

Dari tagihan yang sampai kepadanya, Leon, putranya melakukan pembelian online sebanyak 19 kali pada 16 Agustus 2019 dengan total transaksi sebesar 978,81 poundsterling atau sekira Rp 17 juta rupiah.

Dua hari kemudian, Leon kembali melakukan pembelian fitur game online sebanyak 7 kali. Bahkan ada transaksi yang bernilai Rp 199,9 poundsterling atau sekira Rp 3,4 juta rupiah.

Martine mengaku syok dan marah pada saat yang sama ketika mengetahui ulah putaranya tersebut. Martine juga menempuh langkah lain, ia kemudian menghubungi Microsoft yang memproduksi game tersebut.

Betapa leganya dirinya manakala mengetahui bahwa Microsoft membuka kesempatan untuk mengembalikan item yang sudah dibeli. Selain itu, uang Martine juga akan dikembalikan. Setting dalam game bisa juga memudahkan orangtua untuk memblokir anak-anak dari melakukan pembelian secara online.

Nah itu dia moms, yang pengguna kartu kredit dan punya anak, sebaiknya berhati-hati dalam menyimpan data kartu kredit di browser. Jangan sampai teledor sedikit lalu kemudian terjadi hal-hal seperti di atas tentu akan merugikan.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.