Antisipasi Libur Lebaran, Lunasi Tagihan di Awal untuk Hindari Denda

Sebentar lagi libur lebaran 2018, selain anda yang libur, sebagian besar bank akan tutup karena karyawannya juga akan libur lebaran. Walaupun ada sebagian kecil yang berjaga ketika libur lebaran, tapi tetap saja performa tidak akan maksimal dan layanan juga terbatas.

Maka dari itu, selain masalah persiapan mudik harus selesai dan matang, hal lain yang perlu anda pikirkan sebelum mudik adalah melunasi tagihan kartu kredit sebelum liburan tiba. Apalagi libur lebaran termasuk lumayan lama, sehingga ada potensi nasabah terlupa membayar tagihan kartu kreditnya.

Sejak akhir Mei 2018, Bank BNI telah mengirimkan SMS notifikasi kepada nasabah kartu kreditnya agar segera melunasi tagihan kartu kredit untuk mengantisipasi keterlambatan pembayaran akibat libur lebaran 2018. Selain lewat SMS, perbankan juga mengumumkan imbauan ini melalui email dan billing statement.

Himbauan untuk membayar tagihan sebelum lebaran dimaksudkan agar para nasabah tidak terkena denda keterlambatan pembayaran atau pun pemblokiran kartu kredit. Terutama untuk pembayaran kartu kredit dari bank lain, jika tanggal jatuh tempo pas libur lebaran, maka kemungkinan besar tidak akan tertangani, atau baru tertangani ketika libur selesai atau ketika hari kerja saja.

Dari sisi perbankan, cara ini ampuh untuk menghindari risiko non-performing loan atau yang biasa disebut sebagai kredit macet. Apalagi lebaran kali ini jatuh pada pertengahan bulan, yang artinya masih ada waktu bagi perbankan untuk menagih pelunasan tagihan kepada nasabah.

Perbankan pun memiliki cukup waktu untuk melakukan pelaporan kepada pengawas, yakni OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

“Sejauh ini kalau NPL tidak ada, karena setelah libur masih ada waktu untuk tim collection follow up penagihan hingga akhir bulan. NPL resikonya tinggi kalau libur panjang di akhir bulan,” tambahnya.

Direktur Konsumer BNI Tambok P.S Simanjuntak mengatakan bahwa imbauan yang dianjurkan berlaku juga untuk seluruh produk kredit konsumer. BNI mencatat pada kuartal I-2018 pertumbuhan bisnis kartu kredit mencapai 8,2% menjadi Rp 11,84 triliun. Jumlah tersebut lebih baik daripada pencapaian pada kuartal I-2017 yang hanya sebesar Rp 10,94 triliun.

Lain dengan BNI yang meminta nasabah segera melunasi tagihan di awal-awal daripada di akhir mendekati jatuh tempo, Direktur Konsumer CIMB Niaga Lani Darmawan justru tidak meminta pihaknya untuk melakukan pelunasan tagihan kartu kredit di awal karena para pemegang kartu kredit CIMB Niaga dapat melakukan pembayaran lewat e-channel melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) serta layanan digital banking perseroan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.