Arti Kemerdekaan untuk Pemegang Kartu Kredit

Baru kemarin Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71 tahun. Di usianya yang ke 71 tahun, masih saja timbul pertanyaan ‘sudahkah kita merdeka?’

Untuk menjawab pertanyaan ini tentu sulit, karena definisi merdeka seperti apa yang dimaksud? Apakah merdeka dari penjajah? Apakah merdeka dari status jomblo? Ataukah malah merdeka dari hutang kartu kredit?

Apa Arti kemerdekaan?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kemerdekaan diartikan sebagai kemerdekaan/ke·mer·de·ka·an/n keadaan (hal) berdiri sendiri (bebas, lepas, tidak terjajah lagi, dan sebagainya)

Dari pengertian di atas, kemerdekaan, maksudnya adalah bahwa kita bisa berdiri sendiri tanpa ada intervensi dari orang lain, tidak lagi terjajah atau tertindas, dsb.

Apa pula hutang kartu kredit?

Kartu kredit adalah metode pembayaran non tunai, yang dananya berasal dari pinjaman bank. Pinjaman ini sifatnya tanpa jaminan. Pengguna kartu kredit akan diberikan kartu plastik oleh bank, yang mana kartu ini bisa digunakan untuk alat pembayaran di merchant.

Oleh karena kartu kredit sistimnya pinjaman tanpa agunan yang asalnya dari pihak bank, maka ada kewajiban untuk melunasi bagi si pemegang kartu kredit. Kewajiban untuk melunasi hutang kartu kredit ini dilakukan setiap bulannya.

Seseorang yang terbiasa dengan pola hidup kartu kredit, artinya ia juga terbiasa dengan pola hidup hutang. Ini tidak menjadi masalah asalkan si pemegang kartu kredit mengerti kewajiban untuk melunasinya.

Yang menjadi masalah adalah bila ternyata si pemegang kartu kredit tidak menyadari tanggung jawabnya untuk melunasi tagihan kartu kredit, yang akhirnya terus menumpuk menjadi hutang berkepanjangan.

Di sini, secara finansial, dapatlah kita katakan bahwa si pemegang kartu kredit ‘terjajah’ oleh hutang kartu kredit.

Apakah kemerdekaan=merdeka dari hutang kartu kredit?

Oleh karena kemerdekaan berarti bebas, bisa berdiri sendiri, dan lepas dari penjajahan, sedangkan keadaan hutang kartu kredit yang menumpuk kita sebut sebagai ‘terjajah’ oleh hutang kartu kredit, maka dapatlah kita katakan kemerdekaan untuk seorang pemegang kartu kredit adalah merdeka dari hutang kartu kredit yang menumpuk.

Baca juga:

Ingat ya, hutang kartu kredit yang menumpuk. Kalau tidak menumpuk, artinya setiap bulannya anda bisa mengatur tagihan hutang kartu kredit dengan baik, maka tidak ada masalah. Transaksi anda tidak akan defisit dan normal-normal saja, sama ketika anda bertransaksi menggunakan uang tunai atau kartu debit.

Jadi, sudahkah anda merdeka dari hutang kartu kredit?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.