Asikk, BI Berencana Turunkan Bunga Kartu Kredit ke 2,2%!

Sejak tahun 2013, Bank Indonesia memberlakukan bunga kartu kredit sebesar 2,95%. Di tahun 2016 ini, Bank Indonesia kembali berencana untuk menurunkan suku bunga kartu kredit menjadi sebesar 2,2%. Penurunan suku bunga kartu kredit ini tentu akan menggembirakan nasabah kartu kredit di Indonesia, mengapa?

1. Pemegang kartu kredit tidak terbebani dengan bunga yang besar

Dahulu kala, sebelum ada aturan resmi dari pemerintah (Bank Indonesia), suku bunga kartu kredit yang ada di Indonesia bermacam-macam, dan cukup tinggi, bisa melampaui suku bunga kartu kredit sekarang ini yang sebesar 3%.

Meski suku bunga kartu kredit tinggi, nyatanya pemegang kartu kredit tetap saja banyak, mungkin karena faktor kartu kredit adalah pinjaman tanpa jaminan sehingga banyak peminatnya. Akan tetapi, bunga yang tinggi menimbulkan masalah juga, khususnya untuk pemegang kartu yang telat membayar tagihan, atau membayar tagihan dengan minimum payment.

Melihat hal itu, maka BI mengambil langkah tegas di tahun 2013, yakni dengan memberlakukan suku bunga kartu kredit yang tidak boleh lebih dari 3%. Makanya sekarang bisa kita lihat rata-rata bank menetapkan bunga untuk kartu kreditnya sebesar 2,95%, di atas itu tidak ada, di bawah itu jarang sekali ada.

Dampaknya memang lumayan, yakni bisa mengurangi jumlah NPL (Non Performing Loan)/Kredit Macet akibat transaksi kartu kredit. Tapi, ternyata memang bunga kartu kredit maksimal 3% masih saja terasa berat untuk pemegang kartu kredit, terutama untuk mereka yang terjebak kredit macet karena tagihan kartu kredit menunggak berbulan-bulan. Duh berat rasanya untuk melunasi tagihan bila harus ditambah membayar bunganya sebesar 3%.

2. Akan mengurangi kredit bermasalah

Kredit bermasalah bisa timbul karena si pemegang kartu kredit membayar tagihan kartu kreditnya dengan sistem minimum payment, sistem cicilan, atau tidak langsung lunas. Sementara penggunaan kartu kredit terus berlanjut, cicilan belum selesai, bertambahlah terus hutang kartu kredit tersebut ditambah dengan bunga kartu kredit.

Lama kelamaan ini berpotensi menimbulkan kredit bermasalah/kredit macet. Penurunan bunga kartu kredit ke level 2,2% akan berdampak positif pada pengurangan risiko kredit bermasalah.

3. Dapat meningkatkan jumlah pengguna kartu kredit

Semakin kecilnya bunga kartu kredit, tentu calon pemegang kartu kredit tidak akan khawatir dan was-was masalah pembayaran tagihan. Setidaknya mereka tidak terlalu takut lagi untuk memiliki kartu kredit.

Jika demikian, maka masyarakat akan semakin banyak yang berkeinginan untuk memiliki kartu kredit. Calon nasabah yang selama ini mengurungkan niat memiliki kartu kredit, karena ketakutan terhadap bunga 3% yang masih dirasa tinggi, akan mulai mempertimbangkan lagi jika bunganya diturunkan jadi 2,2%.

Jika pengguna kartu kredit semakin banyak, rencana pemerintah untuk mewujudkan cashless society akan semakin terbuka lebar.

4. Dapat meningkatkan volume transaksi kartu kredit

Tak dapat dimungkiri, beberapa pengguna membuat kartu kredit hanya untuk berjaga-jaga. Artinya, ketika kartu kredit sudah ada di tangan, tidak terlalu terasa manfaatnya karena jarang digunakan. Padahal, kartu kredit ada untuk digunakan dan dimanfaatkan.

Alasan mereka jarang menggunakan, karena takut tidak bisa bayar tagihan dan kena bunga yang 3%. Tidak apa, wajar untuk takut. Tapi, ada baiknya sekarang untuk mulai memberikan peran lebih besar kepada kartu kredit, apalagi jika sekarang bunganya diturunkan.

Semakin banyak pemegang kartu kredit yang menggunakan kartu kreditnya, semakin besar volume transaksi kartu kredit.

Bunga kartu kredit turun jadi 2,2%, Pendapatan Bank akan turun 30%

Bank dan pemegang kartu kreditnya memang terasa kontras. Kerugian salah satunya adalah keuntungan bagi yang lain. Ini terlihat dalam urusan bunga kartu kredit. Bunga kartu kredit akan membebani pengguna kartu kredit, tetapi akan menjadi sumber pemasukan bagi bank.

Dilansir dari finance.detik.com, bila bunga kartu kredit diturunkan ke 2,2%, maka pendapatan bank akan turun hingga 30%.

Jadi, sobat pilihkartu, masihkah ragu untuk membuat kartu kredit?

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.