Banyak Indikasi Fraud, Bank BRI Berhentikan Kartu Debit dan Kartu Kredit BRI di Ayopop

Belum selesai masalah hilangnya dana 33 nasabah Bank BRI di Kediri, kini Bank BRI dihadapkan masalah lain yang tak kalah sulitnya. Kini, BRI dan tim harus bekerja keras menyelidiki kasus nasabah kartu debit dan kartu kredit BRI yang tiba-tiba menerima SMS notifikasi berupa OTP (One Time Password) dari penyedia jasa pembayaran pulsa dan listrik ayopop.com.

Ayopop.com merupakan aplikasi yang digunakan untuk pembayaran berbagai jasa seperti air, listrik, pulsa, internet, langganan televisi, dan masih banyak lagi lainnya. Pengguna ayopop.com diuntungkan dari promosi berupa harga yang lebih murah bila dibandingkan layanan pembayaran lainnya.

Baca juga: Digital Payment – Pembayaran Digital, Apa dan Bagaimana?

Masalah terjadi ketika ada nasabah Bank BRI yang tiba-tiba menerima SMS dari Bank BRI, berupa kode OTP untuk keperluan pembayaran transaksi di ayopop.com. Padahal, yang bersangkutan mengaku tidak pernah menggunakan aplikasi tersebut.

Oleh karena terindikasi fraud, Bank BRI bertindak sigap dengan melayangkan surat kepada Ayopop.com per tanggal 16 Februari 2018 lalu, isinya kurang lebih meminta Ayopop.com untuk menutup metode pembayaran dengan menggunakan kartu debit dan kartu kredit BRI per hari itu.

”Penutupan ini dilakukan sementara waktu, untuk memberikan kesempatan bagi tim investigasi BRI dan mendapat solusi atas indikasi fraud yang terjadi. Untuk ini, kami akan menyampaikan segera ke pihak Ayopop.com,” kata Kepala Bagian Risk Management Divisi Kartu Kredit BRI Chandra R. Moningka dalam surat tersebut.

Tommy Yuwono selaku Co-Founder PT Ayopop Teknologi Indonesia mengaku bahwa pihaknya menggunakan jasa pihak ketiga sebagai payment gateway, khusus untuk metode pembayaran dengan kartu debit dan kartu kredit BRI. Untuk saat ini, Ayopop juga sudah menghentikan metode pembayaran dengan menggunakan kartu debit dan kartu kredit BRI di Ayopop.com.

”Proses SMS OTP untuk pembayaran kartu kredit dan debit diproses secara langsung oleh pihak bank. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BRI yang telah memberikan informasi kepada Ayopop dan platform online lainnya untuk tidak mengizinkan transaksi kartu BRI,” ujarnya.

Baca juga: Masyakarat Makin Gemar Belanja Online, Bagaimana Nasib Belanja Offline?

Ayopop.com mengaku pihaknya tidak menyimpan data kartu manapun maupun kartu jenis apapun. Ayopop.com menggunakan jasa perusahaan pihak ketiga sebagai payment gateway yang memproses transaksi kartu debit dan kartu kredit.

”Pada saat user memasukkan data di page payment gateway, sudah tidak ada kontrol dari merchant,” ungkapnya.

Ayopop.com mengakui bahwa selaku fintech bill payment, pihaknya memang belum mendaftarkan diri ke Bank Indonesia (BI). BI sendiri selaku bank sentral Indonesia memandang serius hal ini dengan berusaha memanggil Bank BRI dan Ayopop.com untuk mendalami permasalahan lebih lanjut.

”Kami akan panggil bank dan mereka (Ayopop) untuk dalami sebabnya dan tekankan perlindungan konsumen. Segera kami tindak lanjuti,” tutur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.