Bank Indonesia Kembali Ekspansi Kartu GPN di 17 Kota

Pada kurun waktu 29 Juli hingga 3 Agustus 2018 lalu, pemerintah bersama beberapa perbankan gencar mempromosikan penerbitan kartu debit GPN ke nasabah, kini pemerintah kembali melakukan penukaran kartu debit GPN di 17 kota yang ada di Indonesia.

Penukaran kartu debit GPN ini akan dilakukan di seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia yang ada di berbagai wilayah. Kali ini, 17 kota akan menjadi target sasaran penyebaran kartu debit berlogo GPN.

Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan GPN BI Pungky Wibowo mengatakan bahwa ada 46 kantor cabang BI di Indonesia. Pada gelombang pertama yang telah terlaksana, sudah ada 17 kota yang terealisasi, pada gelombang dua kali ini BI juga menyasar 17 kota, selanjutnya 12 kota hingga terpenuhi 46 kota tempat kantor cabang BI berada.

Penukaran kartu debit berlogo GPN pada gelombang dua ini akan mulai dilakukan pada pekan ini, dan diadakan secara serempak di 17 lokasi di Indonesia. Penukaran kartu debit biasa menjadi kartu debit GPN tidak dipungut biaya alias gratis.

Kartu debit GPN merupakan kartu yang menggunakan prinsipal pembayaran dalam negeri Indonesia, dimana sebelumnya kita masih menggunakan prinsipal pembayaran milik asing seperti Mastercard dan VISA. Dengan kartu debit GPN, nasabah bisa menikmati MDR (Merchant Discount Rate) yang jauh lebih rendah daripada kartu dengan prinsipal asing.

Selain itu, kartu debit GPN juga bisa digesek di berbagai macam mesin EDC yang berbeda-beda tanpa dikenakan charge atau biaya tambahan. Kemampuan kartu debit GPN untuk digesekkan di mesin EDC yang berbeda-beda bank tersebut merupakan satu kelebihan yang patut diacungi jempol.

Kelemahan dari kartu debit GPN hanyalah ketidakmampuannya untuk dipakai transaksi di luar negeri. Maklum saja, namanya juga kartu nasional, artinya prinsipal pembayaran merupakan milik nasional negara Indonesia. Tapi, kita doakan saja semoga di masa depan kartu GPN bisa dipakai untuk transaksi di luar negeri.

Dalam 8 bulan sejak diluncurkan BI mencatat pertumbuhan transaksi kartu debit berlogo GPN mencapai Rp 11,58 trilyun rupiah. Catatan tersebut didapat sejak penerapan pertama kali sepanjang bulan Oktober 2017 hingga bulan Juni 2018.

“Mulai Oktober 2017 sampai Juni 2018 total transaksi lewat GPN Rp11,58 triliun. Dari sisi jumlah transaksi 24 juta totalnya. Grand launching-nya baru sehingga secara transaksi besar,” ujar Deputi Direktur Departemen Elektronifikasi dan GPN BI, Aloysius Donanto.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.