Batalkan Order Grab, Customer Bakal Kena Denda

Kali ini perusahaan ride hailing asal Malaysia, Grab, memutuskan untuk memberlakukan denda bagi pelanggan/penumpang yang membatalkan order Grab. Pihak Grab mengklaim bahwa ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap mitra pengemudi.

Belum diketahui dengan pasti apakah konsep denda bagi pembatalan order ini berlaku di seluruh Grab, tapi yang pasti Grab Indonesia sudah mengonfirmasi akan memberlakukan kebijakan baru ini. Denda bagi pelanggan yang membatalkan order tentu tidak akan diberlakukan secara semena-mena, semua ada peraturannya.

Denda akan Sepenuhnya Diberikan kepada Mitra Pengemudi

Lebih lanjut, Grab Indonesia mengonfirmasi bahwa uang denda pembatalan order akan sepenuhnya diberikan kepada mitra pengemudi. Secara khusus, Grab tidak akan mengambil komisi dari denda yang diberlakukan kepada pelanggan yang membatalkan order.

Ujicoba Denda Pembatalan di Lampung dan Palembang

Adapun untuk tahap awal ini, Grab Indonesia sementara telah melakukan ujicoba penerapan denda bagi pembatalan order di Lampung dan Palembang. Besar denda yang diberlakukan adalah Rp 1.000 untuk layanan GrabBike dan Rp 3.000 untuk GrabCar.

Bila memakai OVO, maka saldo akan otomatis terpotong untuk membayar denda. Tapi bila tidak menggunakan OVO, maka denda akan secara otomatis ditambahkan dalam tarif perjalanan berikutnya.

Denda Pembatalan untuk Perlindungan kepada Mitra Pengemudi

Ridzki Karmadibrata selaku President Grab Indonesia mengakui bahwa kebijakan denda pembatalan ini merupakan kebijakan untuk melindungi mitra pengemudi. Mitra pengemudi seringkali dirugikan dengan order yang dibatalkan secara sepihak oleh pelanggan.

Denda pembatalan ini menurutnya merupakan bentuk keadilan kepada mitra pengemudi. Lebih lanjut, pelanggan tidak perlu khawatir bila mitra pengemudi tidak berjalan menuju titik penjemputan. Grab telah menerapkan peraturan teknis untuk denda bagi pembatalan order.

Misalnya saja, bila estimasi kedatangan pengemudi adalah 10 menit, tapi ternyata konsumen menunggu lebih lama dari estimasi tersebut, maka konsumen tidak akan dikenakan denda bila membatalkan order.

Untuk mitra, bila membatalkan order sebelum mencapai waktu tunggu maksimum yaitu 5 menit untuk GrabBike dan 10 menit untuk GrabCar, maka konsumen juga tidak akan dikenakan denda bila membatalkan order.

Bagi mitra pengemudi  yang membatalkan pesanan, penumpang tidak akan dikenakan denda. Apabila alasan pembatalan oleh penumpang adalah karena permintaan pengemudi, maka penumpang tidak akan dikenakan denda.

Begitupun bila aplikasi menunjukkan mitra pengemudi sudah sampai tapi ternyata tidak muncul juga di titik penjemputan, maka penumpang juga tidak akan dikenakan denda.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.