Beli 1000 Nama, Pegawai Bank Swasta Ini Palsukan Kartu Kredit

Sudah sering diberitakan bahwa aplikasi kartu kredit palsu merupakan bahaya yang mengintai. Kartu kredit palsu bukan berarti kartu kreditnya yang palsu, tetapi aktivitas ini merujuk pada penggunaan data-data asli nasabah untuk membuat kartu kredit baru tanpa sepengetahuan si pemilik data asli.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Surabaya, dimana Polrestabes Surabaya membekuk seorang pegawai Bank Swasta di Surabaya berinisial HW (37). Ia yang bekerja di bagian pemasaran Bank Swasta tersebut mengaku telah membeli 1000 nama dan menggunakannya untuk membuat kartu kredit baru, yang kemudian ia gunakan sendiri.

Tetapi, dari 1000 nama yang ia beli, yang ia ajukan untuk aplikasi kartu kredit palsu hanya dua nama. HW mengaku mengumpulkan data nasabah dari tempat ia bekerja, tetapi ia juga masih membeli data nasabah dari bank lain. Per satu nama yang ia beli dihargai Rp250.

Baca juga: Bunga Kartu Kredit Turun, Bank Punya Waktu 6 Bulan

Telah setahun HW melakukan aksi kejahatannya ini. Dari aksinya ini, ia mengaku telah berhasil membuat kartu kredit palsu dari data nasabah yang ia beli. Kartu kredit yang berhasil ia buat dari aplikasi palsu ini memiliki limit bervariasi, paling kecil limit 6 juta sedang yang paling besar mencapai Rp30 juta. Dari aksinya ini ia berhasil meraup keuntungan hingga Rp50 juta.

Tercatat ada beberapa barang bukti berupa tujuh kartu kredit dari Bank Mega, CIMB Niaga, HSBC, Bukopin, dan ANZ yang berhasil diamankan oleh polisi. Selain menyalahgunakan data nasabah untuk membuat kartu kredit, pelaku juga menggunakannya untuk membuat kartu debit. Dari tangannya, polisi menyita 14 kartu debit dari Bank Mandiri, Danamon dan CIMB Niaga.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa belasan dokumen permohonan palsu dan beberapa barang bukti lainnya. Untuk kejahatan yang dilakukannya ini, HW terancam hukuman 7 tahun penjara atas dasar pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

Baca juga: Aurel Hermansyah dan Belasan Kartu Kredit Miliknya

Oleh karena banyaknya laporan tentang penyalahgunaan data nasabah kartu kredit, maka Pilihkartu selalu menghimbau agar sobat Pilihkartu senantiasa menjaga dengan baik data pribadi. Bila mendapati kejadian tidak mengenakkan seperti tiba-tiba dikirimi tagihan oleh bank padahal tidak memiliki kartu kredit, segera laporkan ke bank atau pihak berwenang seperti Polisi.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.