BI Beri Peluang Bank untuk Ciptakan Kartu Kredit Domestik

Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral milik pemerintah Indonesia, akhirnya memberikan sinyal bagi bank agar mulai membuat kartu kredit domestik. Sebegitu pentingnya kartu kredit domestik, memangnya apa yang dimaksud dengan kartu kredit domestik?

Apa itu kartu kredit domestik?

Kartu kredit domestik maksudnya adalah kartu kredit yang menggunakan jaringan lokal, tidak menggunakan jaringan kartu kredit luar negeri/asing seperti JCB, MasterCard, VISA, UnionPay dsb. Kartu kredit domestik ini nantinya direncanakan akan dapat dipakai di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Baca juga:

Kartu kredit Indonesia masih didominasi MasterCard dan Visa

Selama ini, sebagian besar kartu kredit dan kartu debit yang ada di Indonesia-yang diterbitkan oleh bank milik pemerintah Indonesia masih memakai jaringan kartu kredit asal luar negeri seperti Visa, MasterCard, dan JCB. Karenanya, tak heran bila biaya-biaya yang ada pada penggunaan kartu kredit ada bermacam-macam dan itu yang menjadikannya mahal.

Namun, lain halnya bila nanti bank-bank di Indonesia telah memiliki kartu kredit domestik. Proses akhir transaksi kartu kredit (settlement) akan berada di dalam negeri, sehingga ini bisa menekan biaya-biaya yang ada pada kartu kredit. Dengan minimnya biaya yang ada pada kartu kredit, maka pengguna tidak akan terbebani sehingga pengguna semakin banyak.

Kartu kredit dan cashless society

Bila semakin banyak orang yang menggunakan kartu kredit maupun kartu debit untuk transaksi, maka program pemerintah untuk mewujudkan cashless society akan semakin mantap. Kejahatan uang tunai seperti pencurian, perampokan, teroris, money laundry juga dapat ditekan.

Selain itu, menurut Ronald Waas yang merupakan Deputi Gubernur BI, program kartu kredit domestik ini merupakan bagian dari rangkaian  roadmap pelaksanaan gerbang pembayaran nasional atau biasa disebut National Payment Gateway.

Kartu kredit domestik ini direncanakan akan diimplementasikan pada bulan Juni 2019. Sebelumnya, beberapa proses akan mendului implementasinya, yakni seperti interkoneksi switching domestik, interkoneksi kartu ATM, serta interkoneksi uang elektronik di tahun 2017.

Selanjutnya, pemerintah juga akan mendorong supaya prinsipal dengan basis utama di luar negeri seperti Visa dan MasterCard juga akan melakukan proses settlement di dalam negeri.

Nah bagaimana tanggapan sobat pilihkartu tentang hal ini? Ingin memakai kartu kredit dalam negeri atau kartu kredit di luar negeri saja? Berhubung sekarang masih belum tersedia, apply kartu kredit dengan jaringan luar negeri seperti Visa bolehlah, apalagi kalau cuma dengan apply saja bisa dapat bonus berlimpahh, kayak yang satu ini nih…

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.