BI Makin Tegas dalam Menindak Praktik Gesek Tunai

Jumat 10 Juni 2016 lalu, detik.com memberitakan mengenai dibekuknya pengusaha gesek tunai di Bandung, Jawa Barat. Tersangka bernama RF memiliki beberapa mesin EDC yang dioperasikan untuk praktik gesek tunai. Untuk ini, BI mengambil langkah untuk menindak pelaku praktik gesek tunai.

Apa yang dimaksud dengan gesek tunai?

Gesek tunai adalah aktivitas menarik dana, dengan menggunakan kartu kredit yang digesekkan di merchant menggunakan mesin EDC. Ini berbeda dengan tarik tunai via kartu kredit yang dilakukan di ATM. Gesek tunai membuat pemegang kartu kredit seolah berbelanja di merchant, padahal yang diperolehnya adalah uang tunai.

Mengapa gesek tunai dilarang pemerintah?

Ada beberapa alasan mengapa gesek tunai dilarang oleh pemerintah. Beberapa diantaranya seperti:

1. Merugikan konsumen

Mengapa gesek tunai merugikan konsumen, dalam hal ini si pemegang kartu kredit. Ini tak lain karena menggesekkan uang di merchant pelaku gesek tunai rawan kejahatan.

Seperti yang dilakukan oleh pelaku gesek tunai, RF, dia mengaku bahwa selain melakukan praktik gesek tunai, ia juga menggandakan kartu kredit konsumennya. Selain itu, ia juga mengisi kartu kredit kosong dengan data-data dari luar negeri.

Nah, jika anda ikut tergiur praktik gesek tunai, dikhawatirkan data-data anda tidak terjamin keamanannya. Memang sih di merchant manapun akan rawan pencurian data kartu kredit, tetapi di merchant dengan praktik gesek tunai, kemungkinannya lebih besar.

Berbisnis Saat Bulan Puasa? 3 Hal Ini Bisa Kamu Coba

2. Merugikan perbankan

Bagi pihak perbankan yang menerbitkan kartu kredit, gesek tunai berpotensi meningkatkan angka NPL atau non performing loans. Non performing loans adalah kredit bermasalah. Mengapa NPL penting? Ini karena NPL akan menjadi dasar penilaian bagi kinerja bank.

3. Menghambat pertumbuhan bisnis kartu kredit

Oleh karena merugikan konsumen dan merugikan perbankan, terutama dalam urusan meningkatkan angka non performing loans, maka dengan sendirinya ini akan menghambat pertumbuhan bisnis kartu kredit.

Bila kinerja bank dinilai tidak baik akibat adanya kemacetan angsuran, yang bersumber dari pinjaman kartu kredit konsumen. Ini akan berimbas buruk pada pertumbuhan bisnis kartu kredit karena dinilai sebagai kredit tidak sehat.

Punya Kartu Kredit Tapi Tidak Pernah Diaktifkan, Hati-Hati…

4. Bisa menjadi lahan pencucian uang

Transaksi gestun bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk tujuan pencucian uang, sehingga pemerintah melalui BI, Perbankan, dan jajaran kepolisian akan menindak keras siapapun yang terlibat praktik gestun.

Bagaimana bila merchant ketahuan melakukan praktik gestun?

Untuk itu, bila merchant diketahui melakukan praktik gestun, maka BI menghimbau bank penerbit kartu kredit untuk memutuskan kerjasama dengan merchant tersebut. Bank juga diminta untuk turut aktif memberantas praktik gestun dengan memberikan edukasi kepada merchant-merchant yang bekerjasama dengannya.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.