Bunga Kartu Kredit Turun, Bank Punya Waktu 6 Bulan

Bank Indonesia telah bulat dalam keputusannya untuk menurunkan batas atas bunga kartu kredit, dari yang semula 2,95% menjadi 2,25%. Peraturan ini mulai diberlakukan per Desember 2016, yang artinya bulan ini peraturan tersebut telah resmi diberlakukan

Dalam merespon peraturan baru ini, tentu tidak bisa dilaksanakan begitu saja. Terutama pihak perbankan yang harus kerja keras dalam melaksanakan peraturan ini. Oleh karena itu, BI memberi waktu 6 bulan masa transisi dari bunga 2,95% menjadi 2,25%.

Mulai Mei 2017 nanti tidak ada lagi bank yang memberlakukan bunga di atas 2,25%. Landasan dari peraturan ini adalah Surat Edaran BI No.18/33/DKSP perihal Perubahan Keempat tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu, yang kurang lebih menginstruksikan agar perbankan wajib menurunkan suku bunga ke 2,25% paling lambat 6 bulan sejak surat edaran tersebut diturunkan.

Untuk itu, BI meminta perbankan untuk segera melakukan penyesuaian, diantaranya adalah perubahan struktur biaya dana, biaya operasional, dan biaya risiko dari adanya keputusan penurunan suku bunga kartu kredit tersebut. Himbauan ini telah dilakukan oleh BI kepada perbankan dengan jalan sosialisasi.

Meski perbankan yakin peraturan ini akan menurunkan pendapatan hingga 30%, tetapi BI justru berkeyakinan bahwa keputusan ini akan menarik lebih banyak masyarakat untuk memiliki kartu kredit. Dan dengan sendirinya akan meningkatkan jumlah pemegang kartu kredit beserta volume dan nilai transaksi kartu kredit.

Apalagi didukung kondisi promosi kartu kredit yang gencar dan menarik, diskon, voucher dan cashback serta tidak adanya ketakutan akan bunga kartu kredit yang besar, tentu masyarakat akan semakin banyak yang tertarik membayar menggunakan kartu kredit dibanding menggunakan uang tunai yang lebih berisiko dan kurang praktis.

Selain itu, BI juga mewajibkan bunga sebesar 2,25% ini nanti untuk diterapkan terhadap transaksi pembelanjaan dan transaksi tarik tunai. Dengan begini, diharapkan transaksi non tunai menggunakan kartu kredit akan lebih banyak lagi menarik minat masyarakat.

Baca juga:Dampak Diturunkannya Bunga Kartu Kredit

Pasalnya, pertumbuhan kartu kredit di tahun 2016 tergolong menurun dibandingkan dengan tahun lalu. BI mencatat jumlah kartu kredit hanya tumbuh 2,85% per Oktober 2016 ini bila dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah kartu kredit yang hanya tumbuh single digit ini berpengaruh besar terhadap penurunan volume dan nilai transaksi kartu kredit.

Sementara itu, melihat kondisi pertumbuhan kartu kredit di tahun ini yang hanya tumbuh single digit, perbankan tidak berani mematok target terlalu besar di tahun 2017 nanti. Bank Mandiri contohnya yang mentargetkan pertumbuhan kartu kedit miliknya tumbuh 5% saja di tahun depan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.