Dampak Aturan Menkeu: Pengguna Kartu Kredit Mulai Tutup Kartu Kreditnya

Peraturan baru Menkeu yang dirilis tanggal 23 Maret 2016 lalu masih menjadi perbincangan hangat, baik itu di media massa maupun media online. Peraturan baru menkeu tentang wajib lapor data transaksi nasabah kartu kredit ke Dirjen Pajak kini sudah mulai memperlihatkan dampaknya secara nyata.

Selang sebulan semenjak peraturan baru ini diluncurkan, telah ada banyak ulasan dan prediksi akan akibat dari adanya peraturan baru ini. Ada yang pro dan ada yang kontra, yang adem ayem saja tidak menolak maupun tidak menerima juga ada.

Dari sekian banyak tanggapan dari berbagai lapisan masayarakat, baik itu dari praktisi ahli hingga pengguna, nampaknya gaung akan adanya penurunan pengguna kartu kredit adalah yang paling keras. Dalam waktu sebulan saja beberapa bank mengakui telah ada aktivitas penutupan kartu kredit yang meningkat daripada biasanya.

Wajib Lapor Data Transaksi Kartu Kredit ke Ditjen Pajak, Pengguna Kartu Kredit Bakal Menurun?

Bank BCA misalnya, pihaknya telah berterus terang bahwa memang ada aktivitas penutupan kartu kredit oleh nasabah kartu kreditnya. Dilansir dari Tempo.co (17/05/2016), jumlah nasabah kartu kredit Bank BCA yang menutup kartu kreditnya meningkat sebesar 300% pada bulan April 2016.

Alasan yang dilontarkan oleh nasabah yang menutup kartu kreditnya adalah karena mereka khawatir jika data transaksi harian kartu kredit mereka akan diintai petugas pajak. Secara psikologis ini wajar bila seseorang tidak menyukai data transaksi pribadinya diintai orang lain.

Bank BCA sendiri masih menganggap bahwa hal ini sifatnya musiman saja, karena masalah psikologis memang biasanya naik turun, Diharapkan bulan Mei dan menginjak semester II tahun 2016, bisnis kartu kredit akan kembali naik. Ini mengingat kartu kredit telah banyak manfaatnya untuk membantu masalah finansial sehari-hari dan telah banyak orang membuktikan kemanfaatannya.

5 Tanda Anda Mulai Butuh Kartu Kredit

Sebetulnya, nasabah kartu kredit tidak perlu khawatir dengan adanya peraturan menkeu ini, karena jika dipahami dengan benar, maka mereka yang riwayat kreditnya baik-baik saja ketika dicocokkan dengan laporan SPT, maka tidak masalah.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.03/2016 tentang Rincian Jenis Data dan Informasi Perpajakan serta Tata Cara Penyampaian, sebanyak 23 bank dan lembaga penerbit kartu kredit wajib melaporkan data transaksi nasabah kartu kreditnya.

Adapun data transaksi yang dilaporkan berupa billing statement yang di dalamnya terdapat data-data seperti nama bank, nomor rekening kartu kredit, ID, nama merchant, nama dan alamat pemilik kartu, NIK atau nomor paspor, nomor pokok wajib pajak (NPWP), bulan tagihan, tanggal transaksi, rincian dan nilai transaksi, juga pagu kredit.

Di sisi lain, Bank Mandiri Tbk juga mengakui adanya penurunan transaksi dari cardholder Mandiri Credit Card. Namun, diakuinya hanya ada sedikit penurunan. Melalui jpnn.com, Tardi selaku Direktur Micro and Banking Business PT Bank Mandiri Tbk, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memonitor kondisi bisnis kartu kreditnya.

Belanja 5 Kebutuhan Ini Bisa Lebih Irit dengan Kartu Kredit

Menkeu Bambang PS Brodjonegoro mengaku tidak akan merevisi peraturan tersebut, karena memang dinilai tidak menyalahi aturan Undang-Undang Perbankan. Yang mereka periksa hanya data belanja nasabah kartu kredit, bukan data pribadi nasabah kartu kredit.

Pendapat senada dengan para penerbit kartu kredit, bahwa jika ada penurunan nasabah kartu kredit, maka sifatnya hanya temporal saja, karena peraturan wajib lapor tersebut masih baru dikeluarkan. Nantinya, masyarakat akan kembali seperti semula karena manfaat kartu kredit jauh lebih banyak dibanding keburukannya.

Nah, sobat pilihkartu, jangan takut lagi dengan adanya wajib lapor data transaksi kartu kredit ya, karena memang betul apa yang telah disampaikan oleh para pemangku kebijakan perbankan tadi. Manfaat kartu kredit lebih banyak daripada keburukannya.

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.