Dampak Diturunkannya Bunga Kartu Kredit

Bunga (capping) kartu kredit akan diturunkan mulai 2017, ternyata dampak dari diturunkannya bunga kartu kredit ini sudah mulai diprediksi oleh banyak pihak. Dari berbagai pertimbangan akan dampak yang mungkin timbul, pihak perbankan adalah pihak yang merasa akan sangat dirugikan dengan kebijakan ini.

Untuk itu, pilihkartu telah merumuskan beberapa dampak yang mungkin timbul bila suku bunga kartu kredit diturunkan, diantaranya seperti di bawah ini:

1. Menurunkan profit bank

Bunga (capping) kartu kredit akan direncanakan untuk turun dari 2,95% menjadi 2,25%. Penurunan ini dinilai akan menurunkan profit bank hingga 30%. Memang, selama ini bunga kartu kredit sebesar 2,95% dianggap memiliki prospek bagus dalam memberikan keuntungan bagi bank.

Penurunan bunga kartu kredit sebanyak 70 poin disebutkan Tardi, Direktur Perbankan Ritel Bank Mandiri, akan lumayan menggerus keuntungan/profit bank.

2. Menaikkan jumlah pemegang kartu kredit

Jika bunga kartu kredit turun, semakin banyak orang yang tertarik untuk memiliki kartu kredit karena merasa bunga yang tidak terlalu tinggi tidak akan terlalu membebani. Oleh karena itu, semakin banyak masyarakat yang berkeinginan untuk memiliki kartu kredit.

3. Menaikkan volume transaksi kartu kredit

Semenjak dikeluarkannya peraturan untuk wajib lapor data transaksi kartu kredit ke Dirjen Pajak pada April 2016 lalu, volume transaksi kartu kredit diberitakan mengalami penurunan drastis. Penurunan volume transaksi kartu kredit ini bukan karena pemegang kartu kredit enggan menggunakan kartu kreditnya, tapi juga karena banyaknya pemegang kartu kredit yang lantas menutup kartu kreditnya.

Penurunan bunga (capping) kartu kredit ke angka 2,25% ini adalah sebagai langkah untuk mendongkrak kembali volume transaksi kartu kredit. Bunga yang semakin rendah akan menarik minat pemegang kartu kredit untuk kembali menggunakan kartu kreditnya untuk transaksi.

4. Mengurangi rasio kredit macet (NPL)

Selama ini, permasalahan kredit macet adalah permasalahan yang sering dihadapi bank. Kredit macet adalah peristiwa dimana seorang pemegang kartu kredit tidak dapat membayar tagihan kartu kreditnya dalam kurun waktu yang lama hingga tagihan tersebut semakin berbunga dan semakin banyak.

Bunga kartu kredit sebesar 2,95% termasuk tinggi, terutama bila tagihan kartu kredit besar. Bila sudah begini tentu semakin hari akan semakin sulit membayar tagihan. Bila rencana penurunan bunga (capping) kartu kredit ini terealisasi, langkah ini diklaim mampu memperbaiki rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan) yang seringkali dihadapi oleh perbankan.

Jadi, sobat pilihkartu, setujukah anda bila bunga (capping) kartu kredit dipangkas? Tentu sebetulnya ini akan menguntungkan pihak pemegang kartu kredit daripada pihak bank penerbit kartu kredit ya, jadi tidak ada alasan bagi masyarakat pengguna kartu kredit untuk menolaknya.

Kalau bunga kartu kredit sudah rendah, masihkah ragu untuk memiliki kartu kredit? Cari kartu kredit di pilihkartu lebih mudah dan lebih banyak macamnya lho!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.