Enaknya Kalau Punya ‘VISA/MasterCard Indonesia’

Baru-baru ini dunia perbankan Indonesia sedang diramaikan oleh wacana pemerintah untuk membuka perusahaan prinsipal kartu kredit serupa VISA dan MasterCard. Nampaknya wacana ini bukan sekadar omong belaka, karena pemerintah melalui Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) akan segera mewujudkannya.

Kenapa pemerintah perlu mendirikan perusahaan prinsipal kartu kredit sendiri, kan sudah ada Visa dan MasterCard?

Wah, ini nih yang perlu diperjelas lagi. Jadi, adanya perusahaan prinsipal kartu kredit milik Indoneisa ini nantinya akan mengurangi besar biaya administrasi yang ada. Kalau biaya-biaya pemrosesan kartu kredit bisa dikurangi, dengan sendirinya bunga kartu kredit kemungkinan juga bisa turun.

Dan jangan salah, selama ini bank-bank di Indonesia membayar biaya yang mahal untuk sebagian besar kartu kreditnya yang memakai jaringan kartu kredit asing seperti VISA, MasterCard, American Express, maupun UnionPay. Tidak heran dong kalau bunga kartu kredit termasuk tinggi, meski masih di bawah 3%.

Wah, jadi begitu…terus siapa saja nanti yang akan mendirikan perusahaan prinsipal kartu kredit Indonesia ini nantinya?

Yang akan membangun jelas pemerintah Indonesia, yang dibantu dengan pihak-pihak terkait, misalnya bank-bank pelat merah, serta instansi-instansi terkait lainnya. Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara), PT Telkom Tbk yang terutama akan menangani proyek ini. Untuk bank-bank pelat merah yang tergabung dalam proyek ini antara lain Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, serta Bank Tabungan Negara.

Kalau benar bisa dihemat, berapa besar yang akan dihemat bila ada perusahaan semacam itu?

Biaya yang bisa dihemat dengan adanya perusahaan prinsipal kartu kredit lokal bisa triliunan rupiah lho. Ini karena yang dihemat adalah biaya operasional, yang meliputi biaya pemeliharaan anjungan tunai mandiri (ATM) serta mengurangi pembayaran komisi untuk perusahaan prinsipal kartu kredit asing, seperti Visa dan MasterCard.

Oo, jadi tiap kali kita belanja, kita bayar uang ke perusahaan asing ya?

Betul, sekarang coba periksa kartu kredit/debit anda ada logo apa, Visa, MasterCard, Amex atau JCB? Itu semua perusahaan prinsipal kartu kredit asing lho. Jadi, tiap kali anda gesek kartu kredit di merchant atau di ATM, selalu ada biaya untuk penggunaan layanan itu. Nah biaya itu dibayarkan ke siapa? Ya jelas ke perusahaan asing penyedia layanannya seperti Visa dan MasterCard itu.

Wah, lumayan juga ya kalau ternyata banyak orang Indonesia yang memakai kartu kredit Visa/MasterCard atau JCB, kartunya aktif dipakai pula…

Betul, semakin aktif seseorang menggunakan kartu kredit/debitnya (yang berlogo perusahaan asing itu) artinya semakin besar pula keuntungan yang mengalir ke luar negeri. Kan sayang kalau pemerintah tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa memperoleh keuntungan, sekaligus memudahkan rakyat dengan menyediakan kartu kredit/debit berbiaya murah.

Wah, betul juga ya, semoga tahun ini perusahaan kartu kreditnya bisa segera jadi ya ^^.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.