Gisel dan Tyas Mirasih Terseret Kasus Bobol Kartu Kredit

Penyanyi jebolan Indonesian Idol, Gisella Anastasia atau akrab disapa Gisel saat ini sedang terseret kasus bobol kartu kredit. Tak sendiri, ia bersama artis peran Tyas Mirasih juga disebut-sebut terseret kasus bobol kartu kredit.

Akan tetapi, Gisel dan Tyas membantah bila dirinya terlibat kasus bobol kartu kredit. Yang terjadi adalah dirinya dan Tyas saat ini menjadi saksi atas kasus bobol kartu kredit. Kasus bobol kartu kredit oleh sebuah biro perjalanan di Jawa Timur tersebut saat ini sedang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Gisel dan Tyas Mirasih mengaku siap memenuhi panggilan Polda Jawa Timur sebagai saksi atas kasus bobol kartu kredit yang dilakukan oleh biro perjalanan tersebut. Kasus ini menyeret dirinya yang saat itu menerima endorse dari biro perjalanan tersebut.

Endorse yang dilakukan Gisel bertujuan untuk mempromosikan biro perjalanan tersebut. Meski melakukan endorsement, Gisel membantah bila dirinya menerima sejumlah uang atas jasanya mempromosikan biro perjalanan tersebut.

Imbalan yang diterima Gisel untuk jasa endorse-nya tersebut berupa barter tiket pesawat yang jumlahnya menurutnya lumayan. Meski begitu, Gisel tak ingat tujuan/destinasi dari tiket pesawat yang ia terima tersebut. Ia tak menaruh curiga atau berpikiran aneh-aneh kepada biro perjalanan yang menawarinya tiket pesawat gratis.

Bahkan, Gisel mengaku beberapa kali memesan tiket pesawat melalui biro perjalanan tersebut karena sering mendapat diskon. Gisel mengaku mendapat pelajaran dari hal ini, yakni agar lebih berhati-hati dalam menerima produk endorse yang datang kepadanya.

Adapun biro perjalanan yang sedang tersangkut kasus bobol kartu kredit bernama Tiketkekinian. Saat ini polisi telah menangkap pemilik biro perjalanan Tiketkekinian. Diduga pembelian tiket pesawat yang dilakukan oleh Tiketkekinian menggunakan kartu kredit orang lain, alias illegal access.

Adapun tiga petinggi Tiketkekinian yang ditangkap polisi, masing-masing berinisial SC, MD, dan FD. Masing-masing pelaku memiliki peran, adapun SC dan FD sebagai owner sementara MD merupakan aktor yang membobol kartu kredit milik orang lain.

Tiketkekinian beroperasi dengan cara membeli tiket yang sudah dipesan oleh orang lain, tapi pembelian tiket pesawat yang mereka lakukan menggunakan kartu kredit orang lain. Pembelian tiket pesawat dilakukan lewat marketplace seperti Traveloka, dsb.

MD mengaku mendapatkan data kartu kredit dari seseorang di Facebook. Per 1 data kartu kredit ia beli seharga Rp 150.000 hingga Rp 250.000 rupiah. Selanjutnya, MD menggunakan keahlian khususnya untuk membobol kartu kredit yang sudah ia dapatkan datanya.

Lebih lanjut, polisi mengatakan bahwa MD menggunakan kartu kredit milik orang Jepang untuk membeli tiket pesawat. Para pelaku menjual tiket pesawat dengan harga lebih murah alias berdiskon. Diskon mulai 20 hingga 30 persen. Mereka menjual tiket pesawat promo melalui channel sosial media seperti Instagram serta memanfaatkan artis untuk promosi.

Selain Gisel dan Tyas Mirasih, beberapa artis lain yang digaet untuk meng-endorse produk mereka antara lain Boy William, Ruth Stefanie, Jessica Iskandar, dan Awkarin.

Lebih lanjut, para tersangka sudah menjalankan aksinya sejak bulan Februari 2019. Keuntungan yang telah mereka dapatkan mencapai ratusan juta rupiah. Misalnya saja SC yang mendapat keuntungan hingga Rp 400 juta, MD dan FD masing-masing mendapatkan keuntungan hingga Rp 240 juta rupiah.

Ketiga tersangka diancam UU Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 ayat (1) UU tentang Informasi Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP. Ancaman maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.