Harga Tiket Pesawat Naik Menurunkan Semangat Travelling?

Sepanjang Desember hingga Januari 2019, masyarakat resah dengan isu harga tiket pesawat naik melambung tinggi hingga dua kali lipat. Pengguna media sosial lantas beramai-ramai menyuarakan kegelisahan mereka akibat harga tiket pesawat naik.

Lalu, apakah naiknya harga tiket pesawat menurunkan semangat travelling masyarakat?

Beberapa pihak memproyeksikan transaksi kartu kredit untuk keperluan pembelian tiket pesawat akan tetap tumbuh tinggi walaupun harga tiket pesawat sedang meroket belakangan ini. Okki Rushartomo yang merupakan General Manager Card Business Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menyuarakan nada positif ketika berbicara tentang transaksi kartu kredit untuk kebutuhan wisata.

Harga Tiket Pesawat Naik, Transaksi Kartu Kredit di Travel Masih Ramai

Ini bisa dilihat dari masih tingginya transaksi penjualan di agen perjalanan secara online (online travel agency/OTA). Adapun transaksi pembelian tiket pesawat di maskapai penerbangan lokal juga menunjukkan pertumbuhan, walaupun kecil.

Okki menambahkan, selama bulan Januari 2019, transaksi di kategori travel menyumbang sebesar 15% dari total transaksi kartu kredit BNI sehingga ia menyimpulkan bahwa isu naiknya harga tiket pesawat belum memberikan dampak signifikan terhadap keseluruhan transaksi kartu kredit BNI. Secara tahunan, BNI mencatat kenaikan pertumbuhan sebesar 10% untuk bulan Januari.

Baca juga: Fintech Semakin Menjamur, Bukti Industri 4.0 yang Menggeliat?

 Lebih lanjut, perseroan berharap dapat mengejar pertumbuhan dua digit khusus untuk transaksi kartu kredit di sektor wisata. Perseroan telah menyiapkan beberapa strategi untuk menggenjot pertumbuhan, diantaranya yakni dengan menggelar pameran wisata atau travel fair yang telah terbukti mampu menarik animo massa, promosi secara online dan offline dengan menggandeng partner hotel atau agen perjalanan.

Baru-baru ini, BNI bahkan menggelar pameran BNI – Japan Airlines Travel Fair 2019 di Jakarta. Okki berharap promosi travelling akan tetap menarik bagi nasabah loyal kartu kredit BNI. Perseroan berkomitmen untuk tetap menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan) untuk mampu turun ke angka 2,4%. Tahun lalu mereka mencatat rasio NPL sebesar 2,5%.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.