Ingin Menaikkan Limit Kartu Kredit, Malah Kena Tipu!

Kartu kredit memang merupakan alat pembayaran praktis yang mudah digunakan di mana saja. Oleh karena itu, tak heran bila sebagian besar masyarakat di Indonesia ‘ketagihan’ untuk selalu menggunakan kartu kredit dalam setiap transaksi. Hampir 30% warga di tanah air kini telah memiliki kartu kredit, dengan proses pengajuan kartu kredit via online atau mempercayakan pengajuannya lewat marketing kartu kredit.

Cara Apply Kartu Kredit BCA Via Pilihkartu

Pengajuan kartu kredit via online maupun via marketing kartu kredit memang keduanya baik dan tak ada salahnya untuk dicoba. Namun, bagaimana jadinya jika data pengajuan yang anda berikan disalahgunakan oleh oknum nakal?

Ada contoh kasus yang terjadi sejak tahun 2015, dimana oknum nakal berhasil diketahui melakukan penipuan kartu kredit berupa modus untuk menaikkan limit. Modus penipuan kartu kredit yang dilakukan oleh oknum tersebut, berhasil menjadikan yang bersangkutan kaya secara instan. Bahkan, dari hasil menipu, oknum tersebut dapat membeli mobil hingga berangkat haji.

Belanja Bulanan Lebih Hemat ala Pilihkartu

Modus kejahatan yang ia lakukan terhitung unik, yaitu dengan cara menawarkan jasa menaikan limit kartu kredit tanpa dipungut biaya. Perlu anda ketahui, bahwa permintaan kenaikan limit memang tanpa biaya alias free. Jadi jangan terkecoh dengan ‘iming-iming’ gratis.

Lalu, darimana oknum tersebut mengetahui data nasabah?

Ternyata oknum tersebut membeli data pemilik kartu kredit via internet. Data lengkap dengan status pekerjaan, alamat tinggal, nomor telepon, dan data penting lain, yang sebenarnya tidak boleh disebarluaskan. Tak butuh waktu lama, setelah data di tangan, si oknum segera menghubungi nasabah dengan menyertakan iming-iming limit yang lebih besar.

Tentu tawaran menaikkan limit kartu kredit yang tiba-tiba akan membuat nasabah girang bukan main. Apalagi kartu kredit telah menjadi sahabat sehari-hari nasabah, tentu mereka yang termakan omongan si penipu ini akan langsung menyetujui. Masuklah nasabah tersebut ke dalam jeratan si penipu.

Wirausaha Tanpa Batas, 7 Bisnis ini Bisa Anda Mulai dengan Kartu Kredit

Setelah adanya persetujuan, oknum mendatangi calon korban, dan meminta kartu kreditnya beserta identitas pribadi seperti KTP. Lalu, oknum bagaikan sang pesulap berpura-pura menggunting kartu, padahal kartu belum sepenuhnya terpotong. Chip masih utuh sehingga dapat digunakan kembali. Dari 25 kartu kredit korban, oknum berhasil merugikan beberapa bank penerbit kartu kredit hingga Rp 250 juta.

Nah, bahaya sekali bukan. Yuk, mari budayakan kritis, sebelum ditawari sesuatu, anda berhak curiga. Jangan langsung percaya dengan iming-iming yang terlihat menarik. Mari jadi nasabah kartu kredit yang bijak dan cerdas. Jika anda memang ingin menaikkan limit kartu kredit, sebaiknya datang langsung ke bank atau melalui call center resmi bank.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.