Jokowi Ingin Agar Indonesia Tak Hanya Jadi Negara Pasar

Penduduk Indonesia kurang lebih 250 juta jiwa. Kondisi demikian menjadikan Indonesia dilihat sebagai pasar yang bagus oleh negara-negara lain. Bagaimana tidak? Di negara yang tengah berkembang ini, jumlah penduduk yang banyak merupakan pasar yang bagus untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Dalam pidatonya di acara Musrenbang Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jokowi turut menyampaikan perihal ini kepada masyarakat yang hadir di acara tersebut. Menurutnya Indonesia memang sedikit tertinggal dengan negara lain yang sudah lebih maju duluan.

Indonesia saat ini baru berkutat di pembangunan infrastruktur seperti mengurus pelabuhan, membangun jalan tol, dsb sedangkan negara lain sudah jauh melesat dengan menghasilkan inovasi-inovasi baru yang terbilang fantastik.

Ia mencontohkan dunia e-commerce yang saat ini sudah sangat maju. Terutama dari segi pembayaran yang sekarang ini sudah sangat melesat inovasi-inovasi yang telah dibuat. Misalnya saja e-commerce Alibaba yang meluncurkan ‘Ali Pay’, sebuah metode pembayaran terbaru dimana pengguna tidak perlu lagi menggunakan kartu kredit atau debit, cukup menggunakan handphone yang dimiliki untuk pembayaran di kasir mal-mal dsb.

Jokowi memang termasuk presiden yang melek terhadap gadget dan sosial media. Presiden ke-7 ini bahkan memiliki akun VLOG dan cukup aktif mengunggah konten-konten video di dalamnya. Maka tak heran bila Jokowi berambisi memajukan dunia teknologi Indonesia. Apalagi ia sadar bahwa kaum muda Indonesia adalah pengguna aktif smartphone dan sangat melek media.

Menurutnya, sudah saatnya kini kaum muda Indonesia tak hanya menjadi pengguna teknologi. Ia berpesan kepada masyarakat bahwa Indonesia butuh banyak inovasi-inovasi agar tidak kalah saing dengan negara lain. Bila dibiarkan terus, bukan tidak mungkin Indonesia hanya akan menjadi negara pasar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.