Jusuf Kalla Cerita Saat Kartu Kreditnya Ditolak

Wakil Presiden Jusuf Kalla ternyata mempunyai pengalaman menarik kala menggunakan kartu kreditnya. Pengalamannya ini membuatnya tersadar bahwa teknologi sekarang ini sudah melesat jauh, dan akan terus melesat.

Apalagi di dunia perbankan yang sekarang ini mulai mengadopsi teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas produk dan layanannya. Perubahan besar ini yang ia rasakan juga akhirnya.

Jusuf Kalla bercerita kalau dia memiliki dua buah kartu kredit, yang sudah ia miliki selama 10 tahun lamanya. Hanya saja selama ini kartu kreditnya tersebut sudah sangat jarang dipakai karena semua transaksi yang ia lakukan diselesaikan oleh protokol.

Suatu ketika, ia sedang bertugas di luar negeri dan ingin berbelanja di suatu toko. Ia lalu mengeluarkan kartu kredit miliknya. Ia cukup kaget manakala sudah ada perubahan dalam penggunaan. Sekarang tidak lagi menggunakan tanda tangan sebagai otorisasinya, tapi menggunakan PIN.

Ia lantas menyadari bahwa jaman sudah berubah, dan akan terus berubah. Jusuf Kalla berharap kedepannya perbankan akan selalu memperbarui teknologinya sesuai dengan perkembangan zaman. Ia pun mengingat kembali betapa menggelikannya manakala kartu kreditnya ditolak untuk bertransaksi.

PIN Kartu Kredit, Sudah Diterapkan Sejak 2015

Bank Indonesia sejak tahun 2015 mewajibkan penggunaan PIN kartu kredit 6 digit untuk tiap transaksi di mesin EDC. Di tahun 2020 nanti, seluruh mesin EDC milik perbankan sudah harus mampu menerima transaksi kartu kredit dengan PIN.

Penggunaan PIN kartu kredit merupakan langkah pembaruan teknologi di perbankan, terutama untuk kartu kredit. PIN kartu kredit dianggap memiliki tingkat keamanan yang lebih baik bila dibandingkan dengan otorisasi menggunakan tanda tangan.

PIN Kartu Kredit Belum Selesai, Sudah Bermunculan Teknologi Baru

Rata-rata di luar negeri sudah menggunakan PIN kartu kredit untuk setiap transaksi kartu kreditnya. Indonesia sendiri membutuhkan waktu 5 tahun untuk transisi dari tanda tangan ke PIN kartu kredit. Semakin banyaknya kejahatan (fraud) dalam kartu kredit membuat pemerintah terus menekan percepatan penerapan PIN kartu kredit.

Baca juga: Mendekati 2020, Bank Akan Percepat Penggunaan PIN Kartu Kredit

Kini, teknologi baru yang lebih canggih dari PIN kartu kredit sudah bermunculan. Kemajuan teknologi Informasi turut mempercepat munculnya teknologi-teknologi baru tersebut. Ini menguntungkan untuk nasabah, karena semakin banyak pilihan layanan yang memudahkan hidup mereka dalam bertransaksi, dan tentunya lebih cepat.

Teknologi-teknologi seperti barcode QR, fingerprint scan, facial recognition, sudah mulai beredar di masyarakat. Lalu, akankah teknologi kartu kredit tertinggal?

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.