Keamanan dibobol, OnePlus Minta Maaf Ribuan Kartu Kredit Pelanggannya Bocor

OnePlus, salah satu vendor smartphone China yang cukup sukses di pasaran, mengumumkan adanya isu keamanan (security breach) dalam hal pembelian online produknya. Isu keamanan ini membuat data kartu kredit dari ribuan pelanggan OnePlus dicuri saat bertransaksi online. Oleh karena fatalnya kejadian tersebut, OnePlus juga mengumumkan bahwa pekan ini pihaknya akan berhenti menerima kartu kredit sebagai metode pembayaran produk di situsnya.

OnePlus menjelaskan bahwa pelanggaran keamanan tersebut disebabkan karena adanya skrip yang berbahaya yang ada di salah satu server pembayarannya. Skrip tersebut sudah ada di sana semenjak pertengahan November 2017. Penelitian keamanan yang dilakukan oleh perusahaan pihak ketiga berhasil menemukan bagaimana dan dimana serangan tersebut dilakukan.

Akan tetapi, karena skrips berbahaya tersebut sudah lumayan lama bercokol di salah satu servernya, ada sekitar 40.000 konsumen yang dirugikan. Meskipun perusahaan menyebut bahwa jumlah tersebut adalah sebagian kecil dari total keseluruhan konsumennya, tetap saja, 40.000 adalah angka yang tidak sedikit.

Beberapa data kartu kredit yang diambil pencuri termasuk nomor kartu kredit, tanggal kadaluarsa, serta kode keamanan. Skrip berbahaya tersebut mengirim data-data yang dicuri langsung dari browser konsumen, tapi OnePlus melaporkan bahwa pihaknya telah berhasil mengatasi hal tersebut.

Menindaklanjuti informasi ini, pihak OnePlus juga menghimbau kepada pelanggannya yang melakukan pembelian di website OnePlus dengan menggunakan kartu kredit antara pertengahan November 2017 hingga 11 Januari 2018, untuk memeriksa tagihan bulanan. Pelanggan yang menjadi korban pencurian data pada saat tersebut berisiko besar kartu kreditnya disalah gunakan penjahat siber untuk berbelanja online.

OnePlus juga menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada konsumennya yang dirugikan akan kejadian ini. Perusahaan merasa bersalah karena tidak menyadarinya sejak awal. “Kami tidak ada habisnya meminta maaf karena hal semacam ini terjadi. Kami bersyukur memiliki komunitas yang waspada dan kami sangat sedih telah mengecewakan kalian,” tulis OnePlus dalam pernyataan resminya.

Perusahaan yang didirikan oleh Pete Lau tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menghubungi para konsumen yang telah menjadi korban. Perusahaan juga bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk menangani masalah tersebut dengan lebih baik.

“Kami juga bekerjasama dengan para penyedia pembayaran kami untuk mengimplementasikan metode pembayaran kartu kredit yang lebih aman, serta melakukan audit keamanan yang mendalam. Semua tindakan ini akan membantu kami mencegah insiden-insiden semacam ini terjadi di masa depan,” lanjut perusahan tersebut.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.