Klarifikasi Ditjen Pajak: Kami Belum Akan Periksa Data Kartu Kredit

Setelah beberapa hari ini beredar isu bahwa Ditjen Pajak akan periksa data transaksi kartu kredit nasabah, kini Ditjen Pajak melontarkan pernyataan lain. Pihaknya mengaku belum akan memeriksa data kartu kredit.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Ken Dwijugiasteadi, saat konferensi pers di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta. Ia juga menghimbau kepada masyarakat terutama pemegang kartu kredit agar tidak resah terhadap kebijakan ini, karena menurutnya data transaksi kartu kredit tidak mencerminkan keseluruhan penghasilan seseorang.

Baca juga: Tax Amnesty Tamat, Giliran Kartu Kredit yang Bakal Dilihat

Tambahnya lagi,’Orang berbelanja sebetulnya sudah dikenai pajak pertambahan nilai. Selain itu, seseorang yang menggunakan kartu kredit pada prinsipnya adalah berhutang, sedang hutang tidak dapat dikategorikan sebagai penghasilan.”

Kebijakan lapor data transaksi kartu kredit tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK.03/2016, dimana peraturan ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2016. Namun, pelaksanaan tersebut akhirnya ditunda karena pemerintah fokus pada tax amnesti terlebih dahulu.

Kini setelah tax amnesti selesai, beberapa hari yang lalu media massa memberitakan bahwa Ditjen Pajak menghimbau kepada 23 perbankan dan non perbankan yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia, untuk segera mempersiapkan data transaksi kartu kredit milik nasabahnya.

Baca juga: Dapatkan Asuransi Gratis dari AXA Life untuk Pemegang Kartu Kredit

Update kabar terbaru, Ditjen Pajak belum akan meminta data transaksi kartu kredit nasabah karena akan melaksanakan program pengumpulan data harta, dalam rangka penerapan Pasal 18 Undang-Undang Pengampunan Pajak.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.