Marak Skimming, BI Percepat Implementasi PIN Kartu Kredit

Beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dibuat takut dan khawatir dengan maraknya kasus-kasus skimming, baik pada kartu debit maupun kartu kredit. Skimming sangat merugikan karena membuat nasabah kehilangan uangnya.

Atas dasar ini, BI (Bank Indonesia) selaku bank sentral Indonesia kemudian mempercepat penerapan PIN (Personal Identification Number) 6-digit pada kartu kredit. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Departemen Sistem Pembayaran BI Onny Wijanarko, menurutnya penerapan PIN tersebut awalnya sejalan dengan program Standar Nasional Teknologi Chip atau National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS).

Akan tetapi, pada perjalanannya, kejahatan skimming atau pencurian data nasabah pada sejumlah bank yang sempat terjadi beberapa waktu lalu membuat pemerintah memutuskan untuk mempercepat rencana tersebut. Nantinya, setelah adanya PIN maka transaksi dengan validasi tanda tangan tidak diperbolehkan lagi.

“Kartu kredit akan dipercepat terkait PIN. Sebenarnya PIN 6-digit ikut NSICCS, tapi karena kejadian skimming jadi dipercepat adalah jalan yang paling aman,” katanya.

Belum ada batas waktu yang pasti mengenai percepatan tersebut dikarenakan masih dalam tahap koordinasi dengan perbankan. Meski begitu, Onny cukup yakin ada banyak bank yang sudah siap dengan rencana percepatan tersebut.

Jika mengacu pada peraturan NSICCS, implementasi PIN 6-digit dan teknologi chip untuk kartu ATM dan debit paling lambat dilakukan pada 31 Desember 2021. Sedangkan untuk tahun ini implementasinya minimal 30% dari total kartu.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.