Mobile Push Payment, e-Money yang Langsung Tersambung ke Kartu Kredit BNI

Mobile Push Payment merupakan salah satu produk baru PT Bank Negara Indonesia. Mobile Push Payment merupakan platform pembayaran berupa e-money dalam bentuk aplikasi mobile, yang uniknya ia langsung tersambung dengan kartu kredit milik pengguna.

Sebelumnya, jika anda belum pernah mengerti mengenai e-money, maka pilihkartu telah mengulas beberapa hal mengenai e-money yang bisa anda baca di artikel:

Mobile Push Payment yang diluncurkan oleh Bank BNI merupakan salah satu bentuk e-money. Bila anda sudah membaca artikel di atas, maka anda akan tahu bahwa untuk bisa berbelanja menggunakan e-money, anda harus memiliki saldo rupiah di dalam e-money. Untuk mengisi saldo di e-money, anda harus melakukan top up atau isi ulang, bisa melalui ATM, atau gerai-gerai yang telah bekerjasama.

Nah, berbeda dengan e-money yang biasanya, Mobile Push Payment milik BNI ini langsung tersambung ke rekening kartu kredit milik pengguna, sehingga ini akan menguntungkan manakala pengguna kehabisan saldo e-money, mereka tidak perlu repot-repot top-up.

Aplikasi mobile push payment ini berbentuk scanner QR Code yang langsung tersambung ke kartu kredit. Aplikasi semacam ini belum pernah ada sebelumnya di Indonesia, sehingga Bank BNI merupakan instansi yang pertama kali meluncurkan aplikasi semacam ini.

Akan tetapi, untuk bisa menikmati aplikasi mobile push payment, pelanggan harus menunggu sejenak karena sekarang ini baru tahap permintaan izin ke Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun yang sekarang diujicobakan hanyalah pilot project-nya.

Aplikasi mobile push payment versi pilot project tersebut diluncurkan pada saat perayaan Hari Ulang Tahun BNI yang ke 71. Aplikasi tersebut diujicobakan kepada karyawan BNI untuk menjajal kebolehannya.

BNI meyakini bahwa aplikasi mobile push payment ini nantinya akan diminati nasabah BNI karena kemudahan yang ditawarkan. Pengguna tidak perlu repot menggunakan uang tunai saat berbelanja dan tidak perlu repot untuk top up bila saldo habis. Selain itu, keunggulan lainnya adalah pengguna bisa memakainya untuk berbelanja di tempat-tempat yang tidak tersedia mesin EDC.

Perusahaan sendiri mengklaim bahwa biaya perawatan mesin EDC per bulan bisa mencapai 3-4 juta, maka dengan meminimalisir jumlah mesin EDC, bisa menghemat operasional perusahaan. Aplikasi ini nantinya akan menjalin kerjasaam dengan merchant/toko kecil selain mall atau minimarket yang tidak memiliki mesin EDC, misalnya toko kelontong dan SPBU dimana biasanya dibutuhkan transaksi yang cepat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.