Punya Gaji Tetap, Tapi Masih Belum Cukup?

Gaya hidup modern kini sedang didominasi oleh kaum muda yang baru saja lulus Perguruan Tinggi, dan baru saja memperoleh pekerjaan. Generasi baru yang baru saja memperoleh pekerjaan ini cenderung berbeda dengan generasi sebelumnya.

Generasi yang lahir antara tahun 1980 hingga tahun 2000 disebut dengan generasi Y, sementara generasi pendahulu, yakni generasi X adalah mereka yang lahir sebelum tahun 1980.

Dua generasi ini cenderung berbeda, tidak seperti gen X yang lebih suka menabung, gen Y cenderung berkebalikan, kurang menghargai proses dan suka menghambur-hamburkan uang.

Tak heran, ketika generasi Y sudah memasuki dunia kerja dan mendapatkan gaji, tetap saja mereka sulit untuk menabung. Ketika tiba hari gajian, mereka cenderung lebih suka menghabiskan uang untuk berbelanja atau makan dan nongkrong di kafe.

Hmmm, apakah benar seperti itu?

Well, tentu tidak semua generasi Y seperti itu bukan? Banyak juga generasi Y yang suka menabung dan investasi lho. Hanya saja, memang permasalahan gaji yang sepertinya selalu habis itu ada banyak faktor yang mempengaruhi.

Tentu kita tidak akan membicarakan banyak faktor yang mempengaruhi tersebut. Mari kita pikirkan hal lain untuk mengubah sedikit dari gaya hidup generasi Y yang katanya dikenal boros.

Sebagai generasi Y, jika gaji Anda di kantor rasanya tetap saja kurang untuk memenuhi semua kebutuhan termasuk menabung, maka ada beberapa hal di bawah ini yang bisa Anda coba:

  1. Sisihkan sebagian gaji untuk menabung

Katanya generasi yang sulit menabung, kok disuruh menabung?

Justru itu, memang terdengar bertolak belakang, tapi bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan bukan? Membiasakan diri dengan hal yang positif tentu akan bermanfaat di kemudian hari. Bukalah rekening satu lagi di bank, dimana Anda tidak melengkapinya dengan ATM, sehingga Anda tidak dapat mengambilnya dengan mudah. Ketika awal bulan saat gajian datang, segera transfer sejumlah uang ke rekening satu lagi.

Jika gaji Anda 2-3 jutaan sebulan, maka kalkulasikan semua kebutuhan Anda selama sebulan. Yang Anda kalkulasikan hanya kebutuhan pokok saja ya, jangan suka menghambur-hamburkan uang untuk keperluan yang kurang penting. Memang terasa sulit, tapi jika Anda tekun dan terus menerus, pasti tabungan akan meningkat juga. Dalam beberapa waktu ke depan, Anda akan kaget karena ternyata Anda bisa juga menabung.

  1. Kurangi keperluan yang kurang penting

Ini adalah poin yang sangat penting, tak dapat dipungkiri memang generasi Y suka sekali ke kafe atau nongkrong. Yah, mau bagaimana lagi, karena memang era sekarang ini banyak sekali sarana yang mendukung generasi muda untuk ngafe maupun nongkrong.

Rata-rata makanan dan minuman di kafe harganya lebih mahal. Sekali ngafe maupun nongkrong bisa menghabiskan sekitar 50-100 ribu ke atas, bayangkan jika Anda tahan keperluan ngafe selama sebulan, maka Anda bisa menghemat banyak bukan?

  1. Coba ikut investasi

Jika dua hal di atas masih kurang juga, maka tak ada salahnya untuk mencoba ikut investasi. Ada banyak jenis investasi yang bisa Anda coba lho sebagai pemula. Anda bisa mengalokasikan sejumlah uang Anda untuk investasi pada saham, terlebih sekarang Anda tak perlu datang ke Bursa Efek Indonesia untuk membeli saham karena tersedia layanan investasi saham secara online.

Baca juga: Memilih Jenis Investasi yang Tepat

Satu perusahaan yang menyediakan layanan investasi saham secara online adalah BNI Securities. Dengan fee kompetitif serta modal ringan, Anda bisa menjajal investasi saham secara online melalui platform trading yang user-friendly yang disebut sebagai platform zaisan.

Nah, karena dilakukan secara online, tentu Anda pribadi dapat mengawasi secara langsung pergerakan saham perusahaan Anda, kapanpun dan dimanapun, bahkan sembari bekerja di kantor, atau sesaat sebelum tidur. Nah, mudah bukan?

Temukan juga produk finansial dari BNI lainnya di sini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.