Tercekik Biaya Tarik Tunai Kartu Kredit?

Sobat pilihkartu.com, selain sebagai media pembayaran, kartu kredit juga dapat kita gunakan untuk tarik tunai di ATM.

Baca juga: CUMA MODAL KARTU KREDIT, BISA INVESTASI?

Fitur tarik tunai ini akan sangat membantu Anda dikala darurat, misalnya ketika Anda sedang membutuhkan tambahan uang tunai, sedangkan saat itu Anda tidak memiliki saldo di rekening tabungan, maupun uang tunai dalam genggaman. Untuk kondisi seperti ini, Anda dapat memanfaatkan fitur tarik tunai di ATM melalui kartu kredit yang Anda punya. Tapi, pastikan limit kredit Anda masih tersisa ketika Anda ingin melakukan tarik tunai.

Tetapi, tahukah Anda bahwa untuk melakukan tarik tunai di ATM dengan menggunakan kartu kredit, akan dikenai biaya. Biaya ini disebut biaya tarik tunai atau cash in advance. Biaya tarik tunai di sini adalah biaya penggunaan mesin ATM oleh kartu kredit Anda, bukan biaya bunga penarikan tunai. Biaya ini akan ditagihkan di bulan berikutnya.

Baca berita terkait: CROSS BORDER FEE, BIAYA ‘TAK TERLIHAT’ YANG MUNCUL DI LEMBAR TAGIHAN

Kalau begitu, berapakah besar biaya tarik tunai ini?

Umumnya, biaya tarik tunai ini rata-rata sebesar 4% atau minimal 50.000 tergantung mana yang lebih besar. Hampir semua kartu kredit memberlakukan biaya tarik tunai, tergantung kebijakan masing-masing.

Yang paling penting dan perlu untuk Anda ketahui adalah bahwa biaya penarikan sebesar 4% ataupun 50.000 ini dihitung berdasarkan perhitungan sekali ambil. Jadi, semisal Anda mengambil uang 100.000 maupun 1.000.000, biaya tarik tunai akan tetap sama, yakni 50.000.

Dengan demikian, ada yang beranggapan bahwa jika melakukan tarik tunai di ATM, sebaiknya untuk penarikan yang memang nominalnya besar. Dan jangan sampai jika Anda ingin mengambil 1.000.000, tetapi Anda menariknya dua kali yakni 500.000, 500.000, maka Anda akan dikenai biaya penarikan 50.000 kali 2, tentu besar sekali bukan.

ATM-ATM yang ada saat ini, umumnya memiliki batas nominal penarikan. Untuk ATM dengan pecahan nominal 100.000, batas maksimal penarikan sebesar 2.500.000, sedangkan untuk pecahan 50.000, batas penarikan maksimal sebesar 1.250.000.

Demi meminimalisir biaya tarik tunai ini, bank-bank penerbit kartu kredit memberikan solusi untuk membuat mesin ATM yang dikeluarkan oleh bank mereka sendiri, sehingga nasabah kartu kreditnya dapat melakukan tarik tunai di ATM mereka sendiri. Dengan melakukan tarik tunai di ATM sendiri, bank penerbit kartu kredit tidak akan mengenakan biaya tarik tunai.

Tapi, tidak semua sih yang memberlakukan kebijakan seperti itu, karenanya, selalu konfirmasikan hal ini kepada bank penerbit kartu ketika Anda ingin membuat kartu kredit ^^.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.