Wajib Lapor Transaksi Kartu Kredit, Bank: 2 Tahun Lalu Banyak Penutupan Kartu Kredit

Kewajiban Lapor Data Transaksi Kartu Kredit nasabah yang kembali diberlakukan ternyata belum begitu dipahami beberapa pihak. AKKI (Asosiasi Kartu Kredit Indonesia) misalnya, mengaku belum menerima sosialisasi dari Dirjen Pajak (Direktorat Jenderal Pajak) Kemenkeu terkait diberlakukannya kembali peraturan tersebut.

Walaupun memang mereka mengakui bahwa kebijakan lapor data transaksi kartu kredit nasabah sudah pernah diberlakukan pada tahun 2016 lalu, tapi kemudian peraturan tersebut dicabut pada tahun 2017 karena dinilai tidak dapat mencerminkan kekayaan pemegang kartu kredit, dan malah menimbulkan ketakutan di kalangan pemegang kartu kredit hingga berbuah penutupan kartu kredit secara massal di tahun tersebut.

Kini, kewajiban tersebut diberlakukan kembali dengan dasar PMK No.228/PMK.03/2017. Menanggapi peraturan tersebut, beberapa bank khawatir bila peraturan tersebut malah akan meningkatkan jumlah penutupan kartu kredit. Walaupun sebenarnya tidak semua data nasabah kartu kredit dilaporkan, karena hanya nasabah dengan nilai tagihan 1 milyar setahun saja yang dilaporkan.

Seperti diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Taswin Zakaria yang mengkhawatirkan bila peraturan ini akan membuat nasabah kartu kredit malah menutup rekening kartu kreditnya. Pasalnya peraturan ini sudah pernah dicoba untuk diberlakukan dan hasilnya tidak begitu bagus.

Adapun peraturan baru tersebut diteken oleh Menkeu Sri Mulyani pada tanggal 29 Desember 2017, dan akan berlaku efektif mulai tahun ini. Data yang dilaporkan adalah data transaksi setahun, dan yang nilai tagihan setahun 1 milyar. Pelaporan dilakukan pada tahun 2019, dan paling lambat diterima pada bulan Aprl 2019.

Beberap bank lain mengaku siap untuk melaporkan data transaksi nasabah kartu kreditnya. Misalnya saja MNC Bank yang mengaku siap untuk melakukan wajib lapor data transaksi nasabah kartu kreditnya, asalkan data yang dilaporkan tersebut memang murni hanya untuk keperluan pemeriksaan pajak.

Menurut data statistik BI, volume maupun nilai transaksi kartu kredit hingga April 2016 secara industri mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu. Volume transaksi kartu kredit tercatat turun dari 25,84 juta transaksi dari bulan sebelumnya menjadi 23,68 juta transaksi, sedangkan nilai transaksi kartu kredit menurun dari Rp 24,77 triliun menjadi Rp 22,15 triliun.

Penurunan transaksi kartu kredit pun terus berlanjut hingga menjelang akhir 2016. Kendati mulai pulih di tahun 2017, pertumbuhan transaksi kartu kredit, masih terbilang lemah.

Loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2015 Official PilihKartu.com Blog.