Apa yang Dimaksud dengan Kartu Kredit Syariah?

Sobat pilihkartu.com, pernahkah mendengar istilah kartu kredit syariah? Atau apakah sobat pernah melihat wujud kartu kredit syariah? Jika belum, tenang saja karena kali ini pilihkartu akan mengulas secara detil mengenai kartu kredit syariah.

Apa definisi kartu kredit syariah?

Kartu kredit syariah merupakan kartu kredit yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariah, serta mendasarkan ideologi perbankannya pada prinsip-prinsip dalam ajaran Islam. Ini tentu saja untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang memang ingin menjalani hidup sesuai dengan ideologi dan prinsip yang dianutnya.

Tips Jitu Supaya Aplikasi Kartu Kredit Diterima

Mengapa kartu kredit syariah diciptakan?

Kartu kredit merupakan benda yang sangat bermanfaat sebagai alat pembayaran yang praktis, mudah, dan aman. Jutaan orang telah merasakan manfaatnya dan dinilai akan semakin bermanfaat jika dapat menjangkau lebih banyak kalangan.

Beberapa individu memiliki ideologi berbeda yang kadang tidak sesuai dengan produk perbankan yang telah ada sebelumnya. Oleh karenanya, kartu kredit syariah diciptakan dengan prinsip-prinsip syariah dalam ajaran Islam, untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup individu-individu yang beragam.

Awal mula kemunculan kartu kredit syariah

Selama beberapa tahun terakhir, inovasi bidang perbankan sangat berkembang pesat. Dunia perbankan kini semakin memperhatikan kebutuhan masyarakat yang beragam. Dengan menghadirkan produk perbankan yang sesuai dengan ideologi yang dianut masing-masing individu di masyarakat, dinilai akan semakin mempermudah urusan transaksi banyak individu.

7 Bisnis Rumahan yang Menjanjikan untuk Masa Depan

Berdasar Fatwa DSN-MUI

Dunia perbankan telah lebih dulu menyediakan produk tabungan syariah. Setelah tabungan syariah dirasa sukses, kini diciptakan pula kartu kredit syariah. Kartu kredit syariah diatur dalam ketentuan Umum fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No. 54?DSN-MUI/X/2006, yang mengatur tentang Kartu Kredit Syariah.

Dalam hal fungsi dan peraturan, kartu kredit syariah dan kartu kredit konvensional terhitung sama, keduanya sama-sama tunduk pada hukum dan aturan pemerintah. Hanya saja, yang membedakan kartu kredit syariah dan kartu kredit konvensional tentu saja dari sisi prinsip yang dianut.

Poin penting dan prinsipil dalam membedakan kartu kredit syariah dan kartu kredit konvensional adalah tidak adanya bunga. Di dalam kartu kredit syariah tidak akan kita temukan bunga, hanya ada akad saja. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat akad apa saja yang terdapat dalam kartu kredit syariah:

1. Kafalah

Kafalah berarti penjamin. Dalam hal ini, Bank Penerbit Kartu Kredit akan bertindak sebagai penjamin dalam setiap transaksi yang dilakukan pemegang kartu kredit. Semua transaksi pemegang kartu kredit syariah baik itu di ATM, di merchant secara online maupun offline, akan dijamin oleh Bank Penerbit Kartu Kredit Syariah.

2. Qardh

Qardh yakni pinjaman. Bank penerbit kartu kredit syariah memberikan pinjaman kepada pemegang kartu kredit. Pinjaman ini dapat berupa penarikan tunai di ATM, dsb.

3. Ijarah

Ijarah dapat diartikan pula sebagai iuran tahunan. Ini hampir sama dengan yang ada di kartu kredit konvensional. Iuran tahunan ini sebagai bentuk imbal jasa atas layanan yang telah diberikan oleh kartu kredit syariah.

4. Sharf

Sharf merupakan layanan agar pemegang kartu kredit dapat tetap melakukan transaksi di luar negeri dengan kartu kredit syariah yang dimilikinya. Ini khusus untuk transaksi keuangan menggunakan mata uang asing.

Beberapa Contoh Kartu Kredit Syariah

Di Indonesia sebagai sarang sistem perbankan syariah yang semakin menggeliat, telah tersedia pula kartu kredit syariah. Beberapa diantaranya sudah bisa anda temui dengan mudah.

Pilih BNI Hasanah atau BNI Reguler?

1. CIMB Niaga Syariah

Bank CIMB Niaga memiliki produk kartu kredit syariah yang diberi anama CIMB Niaga MasterCard Syariah Gold. Kartu kredit CIMB Niaga Syariah ini sepenuhnya menjalankan 4 akad di atas.

2. Kartu Kredit iB Hasanah

Kartu kredit iB Hasanah merupakan kartu kredit syariah yang dikeluarkan oleh Bank BNI Syariah. Ada 3 tipe kartu kredit iB Hasanah yang dapat dipilih oleh pelanggan setia kartu kredit BNI Syariah, yaitu:

kartu kredit iB Hasanah mengadopsi 3 jenis akad, yakni akad Kafalah, akad Qardh, dan akad Ijarah.

Mana Pilihanmu?

Nah, tentu sekarang anda sudah lebih paham mengenai kartu kredit syariah. Mana pilihanmu? Kartu kredit syariah atau kartu kredit konvensional?


Komentar untuk Apa yang Dimaksud dengan Kartu Kredit Syariah?

Related Article
Jika anda sudah berkenalan dengan kartu plastik aj...
Pernahkah anda bertanya, apakah sebenarnya perbeda...