Cross Border Fee, Biaya Tak Terlihat yang Muncul di Lembar Tagihan

Apa itu cross border fee??

Transaksi e-commerce berada pada lingkup global. Di dunia global, tersebar berbagai merchant online yang menjual produk mereka kepada pelanggan asing. Ketika menjual kepada para pelanggan, merchant online akan diberi pemberitahuan mengenai biaya yang dikenakan untuk proses transaksi tersebut. Inilah yang disebut sebagai cross border fee.

Dahulunya, pemrosesan transaksi kartu kredit tidak dipengaruhi oleh lokasi si pemegang kartu. Tapi itu adalah masa-masa sebelum e-commerce menyeruak. Akan tetapi, Visa dan MasterCard sekarang ini dapat menilai cross border fee melalui prosesor pada kartu kredit, sehingga kapanpun Anda melakukan transaksi di luar negeri, prosesor kartu kredit Anda pasti akan menyerap cross border fee yang ditaksir oleh merek kartu kredit, atau meneruskannya langsung ke merchant.

Kemudian, ketika Anda melihat billing statement di akhir bulan, Anda kaget karena di sana tertera cross border fee (dalam beberapa kasus ada yang disebut sebagai foreign transaction fee), sementara Anda sama sekali tidak mengerti apa yang dimaksud dengan cross border fee.

 

Baca juga: Melindungi Kartu Kredit Anda dari Bahaya Pencurian

 

Bagaimana cross border fee bisa diberlakukan?

Ketika sebuah transaksi kartu kredit diproses, maka Visa dan MasterCard akan melihat ke dalam 2 hal, yakni:

  1. Negara mana kartu kredit tersebut dikeluarkan? Contoh: Anda adalah pemegang kartu kredit HSBC yang dikeluarkan oleh bank HSBC Indonesia.
  2. Di negara manakah akun merchant online tersebut dikeluarkan? Ketika Anda mendaftarkan akun merchant Anda, Anda harus mencantumkan alamat merchant. Ini untuk menentukan di mana basis merchant online Anda. Misalnya, merchant berada di Singapura.

Dari situasi di atas, domisili asal kartu kredit HSBC adalah Indonesia dan digunakan untuk berbelanja di merchant online yang berada di Singapura, maka transaksi ini disebut menyeberangi garis (batas negara), sehingga dikenakanlah cross border fee.

Berapakah besar biaya cross border fee?

Besar cross border fee bergantung dari mata uang di mana transaksi di proses. Jika merchant menjual produk kepada pelanggan internasional di mata uang pelanggan, maka cross border fee nya sebesar 0.80%.

Tetapi, jika merchant menjual produknya kepada pelanggan internasional di mata uang selain mata uang lokal pelanggan tersebut, maka cross border fee nya adalah 0.40%.

 

Baca juga: 4 Tips untuk Bebas dari Hutang Kartu Kredit

 

Adakah cara menghindari cross border fee?

Satu cara untuk menghindari cross border fee ini, yaitu dengan menggunakan bank penerbit kartu kredit yang mendukung pemrosesan-multi-mata uang, atau mengarahkan pelanggan merchant untuk membeli produk melalui distributor lokal produk merchant tersebut.

Pembaca setia pilihkartu.com, sebelum bertransaksi online, periksa kembali kartu kredit Anda apakah memberlakukan cross border fee ini, atau Anda bisa menanyakan hal ini pada customer service penerbit kartu kredit Anda.? Semoga informasi ini membantu ^^.


Komentar untuk Cross Border Fee, Biaya Tak Terlihat yang Muncul di Lembar Tagihan

Related Article
Pernahkah anda bertanya, apakah sebenarnya perbeda...
Kartu kredit merupakan kartu yang digunakan sebaga...
Jika anda sudah berkenalan dengan kartu plastik aj...