Sejarah kartu kredit di Indonesia Rating : 0/5 (0)

Awal mula kartu kredit dikenal di Indonesia, adalah berkat Citibank. Ya, Citibank adalah bank yang pertama kali menerbitkan kartu kredit di Indonesia pada tahun 1989. Bank yang selanjutnya menyusul adalah Bank BCA, tapi penggunaannya hanya untuk internal nasabah BCA saja.

Pada awal kemunculannya, Citibank sempat merajai pasar kartu kredit di Indonesia. Masyarakat berlomba-lomba untuk bisa memiliki kartu kredit Citibank. Meski begitu, kini kepopuleran kartu kredit Citibank tergeser oleh bank-bank nasional pelat merah yang saat ini sangat ekspansif dalam mengembangkan bisnis kartu kredit.

Baca juga: Kartu Kredit Macet, Begini Cara Bank Menyelamatkan Kamu!

Selanjutnya Bank Duta adalah bank nasional pertama yang menerbitkan kartu kredit dan bekerjasama dengan jaringan internasional seperti VISA dan MasterCard. Sekarang ini, ada lebih banyak perusahaan jaringan internasional yang masuk ke Indonesia, antara lain seperti VISA, MasterCard, AMEX, Dinners Club International, dan Japan Credit Bureau (JCB).

Melalui jaringan-jaringan internasional tersebut, transaksi kita dengan kartu kredit bisa diterima di seluruh dunia. Dan tentunya ini akan sangat membantu sekali bagi mereka yang memang sering bepergian ke luar negeri, karena tidak perlu repot-repot membawa banyak uang tunai yang bisa mengundang bahaya.

Kartu kredit, Bagian dari Gaya Hidup Kelas Atas

Tren untuk menciptakan less cash society (masyarakat dengan budaya non-tunai) semakin berkembang, sehingga membuat bisnis kartu kredit semakin maju. Meski ada banyak alat pembayaran menggunakan kartu lain seperti kartu debit dan kartu elektronik, tapi kartu kredit sedikit berbeda. Ia memiliki unsur hutang, tapi anehnya justru populer di kalangan masyarakat kelas atas.

Bisa jadi ini dikarenakan karakteristik kartu kredit yang bisa dikatakan sebuah pinjaman tanpa jaminan, sehingga bank tidak akan sembarangan memberikan kartu kredit. Tentu hanya orang-orang yang terseleksi yang berhak menerimanya. Maka dari itu, kalangan berduit dengan kebiasaan transaksi yang tinggi merupakan target yang bagus.

Baca juga: Jelang Puasa, Ini 3 Strategi Siapkan Dana untuk Kebutuhan Puasa dan Lebaran

Meski begitu, saat ini kartu kredit semakin terjangkau oleh kalangan masyarakat. Mulai level dasar hingga atas, bank menyediakan jenis-jenis kartu kreditnya. Hanya dengan minimal gaji 3 juta per bulan, seorang karyawan bisa memiliki kartu kredit dengan limit mulai 4 juta hingga 3 kali gajinya. Tentu tak seperti jaman dahulu yang masih terbatas kalangan atas untuk memiliki kartu kredit.

Advertisement

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Sejarah kartu kredit di Indonesia

Artikel Terkait