4 Pertimbangan untuk Menerima atau Menolak Asuransi Kartu Kredit


4 Pertimbangan untuk Menerima atau Menolak Asuransi Kartu Kredit Rating : 0/5 (0)

Fitur asuransi kartu kredit merupakan fitur yang hampir selalu ada dalam kartu kredit. Ada yang sudah otomatis, ada juga yang belum otomatis sehingga harus diaktifkan dengan ditawari terlebih dahulu oleh telemarketing asuransi kartu kredit.

Meski begitu, apakah asuransi kartu kredit ini perlu? Untuk menjawabnya, periksa dulu 4 pertimbangan untuk menerima atau menolak asuransi kartu kredit:

  1. Periksa Riwayat Kredit

Sebelum memutuskan untuk mengikuti asuransi kartu kredit, ada baiknya untuk memeriksa riwayat kredit. Bila riwayat kredit anda selama ini lancar-lancar saja tanpa pernah ada masalah, maka kemungkinan asuransi kartu kredit tidak akan besar manfaatnya.

Perlu diingat, yang namanya asuransi akan bisa diklaim uangnya jika ada suatu hal yang terjadi, yang di luar kuasa si pemegang asuransi, dan asuransi tersebut akan meringankan beban si pemilik asuransi.

  1. Kenali Kebiasaan Pengeluaran Anda

Bila anda lebih sering menggunakan untuk belanja hal-hal yang tidak perlu, kemudian anda tidak bisa membayar tagihannya karena kebiasaan belanja yang tidak baik, maka kemungkinan besar asuransi kartu kredit akan sulit diklaim jika kondisinya demikian.

Oleh karena itu, periksa lagi kebiasaan pengeluaran anda, apakah memang digunakan untuk hal yang wajar atau sudah masuk ke berlebihan.

  1. Limit Kartu Kredit

Meski diberikan limit melebihi gaji, tetapi anda tetap disarankan untuk tidak menggunakan kartu kredit melebihi limit kartu kredit. Penggunaan limit kartu kredit secara maksimal saja sudah menjadi beban tagihan anda, apalagi jika overlimit, tentu tidak bijaksana juga.

Mengikuti asuransi kartu kredit, artinya menambah sekian persen (biasanya hingga 0,6%) dari total tagihan per bulan. Bila penggunaan limit kartu kredit maksimal, maka besar premi asuransi kartu kredit yang harus dibayar juga kian besar. Di sini, periksalah apakah ini akan membebani anda atau tidak dalam jangka waktu yang panjang.

Perlu dicatat bahwa asuransi kartu kredit akan bisa diklaim bila memenuhi syarat pengajuan klaim. Syarat pengajuan klaim tersebut tergantung perusahaan asuransi penyedia, sehingga ada baiknya ditanyakan dengan detil ketika ingin mengikuti asuransi kartu kredit.

Seringkali, sekarang ini asuransi kartu kredit ditawarkan melalui telemarketing, yakni melalui telepon. Penawaran maupun penjelasan produk asuransi yang ditawarkan oleh telemarketer adakalanya terlampau cepat, sehingga anda tidak dapat menangkap informasi-informasi penting yang disebutkan.

Baca juga: Dapatkan Asuransi Kecelakaan GRATIS untuk Pemegang Kartu Kredit

Untuk itu, anda harus jeli dan mendengarkan dengan seksama. Bila perlu, tanyakan secara langsung telemarketer tersebut mengenai produk asuransi kartu kredit yang ditawarkan. Bila dirasa tidak menguntungkan, anda bisa langsung menolaknya. Tetapi, bila anda merasa layak untuk dicoba, maka utarakan saja.

Advertisement

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk 4 Pertimbangan untuk Menerima atau Menolak Asuransi Kartu Kredit

Artikel Terkait