5 Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit, bagaikan menjalin hubungan dengan pasangan. Anda harus mengetahui seluk-beluk pasangan anda untuk bisa menciptakan hubungan yang baik dan harmonis bukan? Begitu juga dengan kartu kredit, anda harus mengetahui seluk beluk kartu kredit supaya anda bisa menjalin hubungan yang manis dengan kartu kredit anda.

Mengerti hal-hal fundamental dalam kartu kredit akan membangun kesadaran yang lebih baik dalam menggunakan kartu kredit nantinya. Beberapa hal yang mendasar dalam kartu kredit seperti tipe-tipe kartu kredit, hingga keabsahan dalam penggunaan kartu kredit, akan membantu anda menciptakan pola pikir yang bijaksana dalam penggunaan kartu kredit.

1. Ada banyak tipe kartu kredit untuk dipilih

Ini pasti dan mutlak, serta fakta yang ada di lapangan memang demikian. Kenyataannya ada banyak sekali tipe kartu kredit dari berbagai macam bank yang bisa anda pilih. Ada beberapa jenis kartu kredit, tapi secara umum, kartu kredit bisa digesek dimana-mana. Hanya saja, ada beberapa label khusus untuk kartu kredit yang hanya bisa digesek di tempat dimana ia dikeluarkan, atau di tempat-tempat tertentu saja.

Secured-unsecured kartu kredit

Ada lagi kartu kredit yang terbagi berdasar dua jenis ini, secured dan unsecured kartu kredit. Secured kartu kredit tidak banyak tersedia di Indonesia, dan kartu kredit jenis ini membutuhkan anda untuk mendepositkan sejumlah uang di dalamnya, baru anda bisa menggunakannya untuk transaksi. Jenis yang kedua, atau unsecured kartu kredit, adalah kartu kredit yang banyak terbit sekarang ini, yaitu kartu kredit yang memiliki limit tertentu, dan pemegang kartu tidak perlu mendepositkan dana terlebih dulu untuk bisa menggunakannya.

Karena kartu kredit adalah sejatinya pinjaman, maka bank akan menentukan apakah anda layak diberikan pinjaman atau tidak. Maka dari itu, tak heran bila syarat untuk membuat kartu kredit tidak bisa dipenuhi oleh sembarang orang.

2. Berapa banyak kartu kredit yang harus anda punya

Idealnya kartu kredit yang sebaiknya anda miliki hanya dua saja maksimal. Ini untuk menghindari kesulitan dalam mengatur keuangan terutama hutang finansial kepada bank. Pola keuangan yang tidak sehat juga bisa dikurangi dengan kepemilikan kartu kredit 2 hingga 3 saja. Di jaman sekarang, pemerintah telah menetapkan aturan maksimal kepemilikan kartu kredit untuk gaji 3 jutaan adalah 2 saja.

3. Penting untuk membandingkan kartu kredit

Ini berhubungan dengan poin pertama di atas. Kartu kredit dengan tipe dan jumlah yang beragam akan membuat orang kebingungan.  Ada banyak lembaga yang mengeluarkan kartu kredit seperti bank, lembaga swasta, hingga merchant saling bekerjasama untuk menerbitkan kartu kredit. Yang perlu anda pahami, Visa dan MasterCard tidak mengeluarkan kartu kredit, mereka hanya memiliki jaringan kartu kredit yang digunakan oleh lembaga-lembaga penerbit kartu kredit.

Mencari kartu kredit dengan online akan mempercepat anda menemukan kartu kredit dengan suku bunga dan fitur terbaik. Gunakan situs pihak ketiga seperti pilihkartu untuk menemukan kartu kredit impian anda.

4. Memahami kontrak yang mengikat

Sebelum anda menandatangi kontrak untuk membuat kartu kredit, pastikan anda paham beberapa hal yang masuk ke dalam kontrak:

  • Limit kartu kredit: Jumlah total limit yang bisa anda gunakan, termasuk bunga, dan biaya-biayanya.
  • Suku bunga tahunan: Suku bunga yang diberlakukan pada saldo. Biasanya juga diberlakukan bila terlambat membayar tagihan, menggunakan di bawah limit, balance transfer, atau tarik tunai.
  • Metode penghitungan bunga: Sebagian besar menghitung bunga dengan merata-rata saldo akun harian, kemudian mengalikannya dengan suku bunga periodik.
  • Jatuh tempo: tanggal jatuh tempo pembayaran tagihan anda.
  • Biaya-biaya kartu kredit: Ada biaya-biaya yang diberlakukan untuk penggunaan layanan pada kartu kredit anda, seperti biaya tarik tunai, biaya iuran tahunan, biaya overlimit, dsb.

 5. Membayar tagihan secara penuh atau...

Setiap kali anda menggunakan kartu kredit anda untuk membayar transaksi yang anda lakukan, anda sejatinya sedang meminjam uang. Tapi karena kartu kredit menawarkan dua tipe pembayaran tagihan, maka bisa saja anda membayar tagihan dengan tidak penuh, yaitu dengan jalan minimum payment atau pembayaran minimum. Sisanya bisa anda bayarkan di bulan selanjutnya.

Tapi ini berisiko juga, karena bunga akan dikenakan bila anda membayar dengan metode minimum payment. Akhirnya malah hutang anda malah semakin besar, dan pemberi pinjaman akan menilai riwayat kredit anda sebagai berisiko.

 

 


Komentar untuk 5 Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Kartu Kredit

Related Article
Nah, ini dia pertanyaan yang sering diajukan oleh ...
Tindak kejahatan kartu kredit kini semakin merajal...