Bank Commonwealth Belum Tertarik di Bisnis Kartu Kredit


Bank Commonwealth Belum Tertarik di Bisnis Kartu Kredit Rating : 0/5 (0)
PT Bank Commonwealth (Bank Commonwealth) merupakan salah satu bank swasta Indonesia yang hingga kini belum tertarik menerbitkan kartu kredit.

Ivan Jaya selaku Executive Vice President Head of Wealth Management and Retail Digital Business Bank Commonwealth menjelaskan, pihaknya belum melihat kebutuhan akan peluncuran kartu kredit.


Ini bukan tanpa alasan, dalam tiga tahun terakhir, ia melihat pertumbuhan pemegang kartu kredit di Indonesia cenderung stagnan di angka 17,2 juta hingga 17,3 juta pemegang kartu.

"…penyebabnya karena untuk income Rp 10 juta hanya boleh maksimal menggunakan dua kartu," ujar Ivan.

Ivan menambahkan, saat ini pertumbuhan volume transaksi kartu debit di Indonesia secara majemuk tahunan adalah sebesar 23% atau sebesar 500 juta transaksi per tahunnya. Di sisi lain, jumlah transaksi kartu kredit hanya 300 juta transaksi per tahun.

Dari keadaan tersebut Ivan berpendapat bahwa kartu debit lebih memiliki masa depan dibandingkan kartu kredit. Apalagi bila melihat syarat membuat kartu kredit adalah mempunyai riwayat kredit. Syarat semacam itu dinilainya akan menyulitkan para generasi millennial atau first jobber untuk memiliki kartu kredit pertamanya.

Sebagai tambahan, Ivan juga meluruskan tudingan bahwa Bank Commonwealth ketakutan akan risiko kredit macet. Ia menganggap itu tidak benar, karena bulan Juni 2018 mereka telah meluncurkan produk KTA (Kredit Tanpa Agunan).

Penetrasi Kartu Kredit di Indonesia Masih Kecil

Penetrasi kartu kredit di Indonesia tergolong sangat kecil, hanya sekitar 1,6 persen. Ini berbanding terbalik dengan pertumbuhan e-commerce di Indonesia yang tergolong massif, yakni hingga 70-80 persen year on year di tahun 2018.

Apabila melihat keseluruhan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta orang, maka jumlah tersebut masih sangat kecil. Ada potensi 90% lebih bagi kartu kredit untuk berkembang di Indonesia. Tapi nampaknya, pertumbuhannya terus stagnan.

Kondisi ini ditambah lagi dengan semakin masifnya produk-produk kredit berbasis digital, seperti aplikasi kredit mobile kredivo, akulaku, dsb. Di sini, bisnis kartu kredit memang harus berinovasi lebih bila ingin meningkatkan pertumbuhan volume transaksi, pertumbuhan jumlah pemegang kartu, maupun pertumbuhan jumlah transaksi.

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Bank Commonwealth Belum Tertarik di Bisnis Kartu Kredit

Artikel Terkait