Baru Menikah? Lakukan Ini Agar Keuangan Bersama Tidak Kocar-Kacir


Baru Menikah? Lakukan Ini Agar Keuangan Bersama Tidak Kocar-Kacir Rating : 0/5 (0)

Siapa yang tak menginginkan kehidupan harmonis setelah menikah? Semua pasangan yang belum, akan, atau telah menikah pasti mendambakan hal tersebut. Hanya saja, kehidupan bersama berdua bukan berarti segalanya akan mudah. Menyatukan dua idealisme bisa menjadi masalah yang berlarut-larut jika tidak ada komitmen dan pengertian bersama.

Masalah finansial yang cenderung sensitif misalnya. Walaupun suami anda bertanggung jawab sepenuhnya atas nafkah lahir batin anda, dan itu kewajiban suami, tapi ada baiknya anda mengkomunikasikan bagaimana rencana finansial ke depannya bersama-sama. Apalagi bila anda seorang istri yang juga bekerja dan memiliki penghasilan.

Untuk membantu pengelolaan finansial keluarga kecil yang baru anda bangun bersama, anda dan pasangan bisa mencoba beberapa produk-produk finansial berikut ini:

1. Rekening Bersama

Rekening bersama di sini bukan seperti rekening yang sering kita dengar atau lihat di toko-toko online. Rekening bersama di sini merupakan sebuah rekening biasa, dimana digunakan untuk keuangan bulanan keluarga anda.

Anda dan pasangan bisa menempatkan penghasilan yang digunakan untuk keperluan bulanan seperti tagihan listrik, telepon, air, belanja bulanan kebutuhan dapur, uang saku anak, uang sekolah anak, dsb. Rekening bersama ini bisa mempermudah pengecekan pengeluaran bersama-sama. Pisahkan dengan rekening tabungan supaya tidak tercampur.

Mencampur rekening tabungan dengan rekening untuk kebutuhan transaksi bisa bermasalah di kemudian hari. Anda bisa dengan mudah mengambil jatah uang tabungan untuk spending (pengeluaran). Dan yang penting, jangan lupa mencatat segala pengeluaran anda setiap bulannya.

2. Kartu Kredit? Why Not

Di tengah meningkatnya peminat kartu kredit, yang takut pakai juga banyak. Dapat dikatakan, mau pakai atau tidaknya kartu kredit itu sesuai kebutuhan dan kepribadian si pemilik. Misal si pemilik memang susah menabung, jadi kalau mau beli barang tidak pernah kesampaian karena memang dia susah mengumpulkan uang. Tapi dengan kartu kredit bisa terlaksana, dan dia punya komitmen untuk membayar tagihan perbulannya tentunya.

Lalu bagaimana dengan kartu kredit untuk pasangan yang sudah menikah? Nah, berhubungan dengan poin satu di atas, terutama dalam hal pencatatan transaksi, maka kartu kredit akan sangat membantu di sini. Mengapa? Karena tiap bulan anda akan dikirimi rincian transaksi kartu kredit anda selama sebulan.

Tanpa repot-repot mencatat, bank sudah mencatatkannya untuk anda. Keuntungan lainnya, kartu kredit punya banyak sekali penawaran diskon mulai diskon kereta api, pesawat, departemen store, supermarket, dan restoran, karena bekerjasama dengan merchant. Nah, lumayan kan kalau dapat yang lebih murah?

3. Asuransi Kesehatan

Sebagai pasangan yang baru saja memulai untuk membina keluarga, sudah menjadi kewajiban bahwasanya kesehatan menjadi perhatian bersama. Suami memang bertanggung jawab untuk kesehatan istri dan keluarganya, tapi istri wajib membantu suami untuk masalah ini.

Asuransi kesehatan akan sangat membantu manakala anda membutuhkan. Tidak sekarang, tapi bisa di masa depan, atau bahkan puluhan tahun kemudian. BPJS Kesehatan adalah salah satu contoh asuransi kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, dan memang milik pemerintah. Anda bisa mengikuti BPJS dan membayar iurannya setiap bulan.

4. Berencana KPR?

Tak semua pasangan yang sehabis menikah langsung punya rumah sendiri. Keuangan yang pas-pasan harus pintar-pintar dikelola agar kebutuhan bisa tetap dipenuhi. Nah, bagaimana dengan rumah? Di tengah naiknya harga tanah dan properti sekarang ini, bisakah pasangan muda yang baru menikah untuk punya rumah sendiri?

Jawabannya tentu hanya tiap-tiap pasangan yang tahu. Mengukur kebutuhan dan kewajiban dipertemukan penghasilan tiap bulannya.

Mengontrak rumah bertahun-tahun, setiap bulan membayar sewa kontrak, tapi sayangnya bukan milik kita pada akhirnya. Menabung sekarang, membeli nanti bisa menjadi solusi, hanya saja ketika anda menabung selama puluhan tahun, harga rumah di masa depan nanti sudah jauh lebih mahal dari sekarang. Nah, Sekarang ini banyak juga produk KPR atau Kredit Pemilikan Rumah yang kiranya bisa menjadi solusi untuk masalah memiliki rumah sendiri.

Hanya saja, KPR memang ada komponen DP (Down Payment) dan bunga untuk cicilan per bulannya. Tak semua orang menginginkan atau tak semua orang prinsip hidupnya menyetujui bunga untuk cicilan pada KPR. Maka, ada baiknya mencari properti yang menyediakan KPR tanpa bunga sama sekali atau yang syariah. Dan yang pasti, jangan pilih KPR yang memberatkan anda.

Nah, sudah siapkah anda membangun keuangan yang sehat bersama pasangan? Jangan ragu dan malu untuk sering-sering diskusi dengan pasangan ya sobat pilihkartu^^.

 

Advertisement

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Baru Menikah? Lakukan Ini Agar Keuangan Bersama Tidak Kocar-Kacir

Artikel Terkait