Jebakan Kartu Kredit yang Bisa Menguras Kantongmu


Jebakan Kartu Kredit yang Bisa Menguras Kantongmu Rating : 0/5 (0)

Bila anda merupakan pemegang kartu kredit, maka anda harus tahu beberapa jebakan kartu kredit berikut ini, yang ternyata bisa menguras kantong! Langsung saja kita lihat apa saja sih hal-hal yang malah bisa bikin kantong kering karena kartu kredit itu, yuk.

  1. Minimum Payment

Taukah anda kalau bayar tagihan kartu kredit itu ada dua tipe, pertama dengan full payment (pembayaran penuh), dan kedua dengan minimum payment (pembayaran minimum).

  • Pembayaran penuh/full payment artinya kita membayar keseluruhan tagihan secara penuh/lunas setiap bulannya.
  • Sedang pembayaran minimum/minimum payment artinya membayar dengan minimumnya saja, dan biasanya bank mematok angka 10% dari total tagihan sebagai minimum pembayaran.

Bayangkan dong adanya minimum payment ini pasti terlihat bahwa bank baik banget ngasih keringanan. Misal kita hutang kartu kredit 1 juta, pas tagihan datang, kita boleh bayar 10% nya dulu atau sekitar 100ribu saja.

Padahal, kalau kita bayar dengan minimum payment, artinya tagihan tidak lunas dan konsekuensinya akan dikenakan bunga ritel yang besarnya dikalikan total tagihan keseluruhan. Kalau anda hutang 1.000.000, bayar pakai minimum payment 100ribu bulan ini, maka sisa hutang 900.000. Bulan depan, anda akan dikenakan bunga untuk tagihan yang tidak lunas tadi, sekitar 1.000.000 x 2.95% (bunga kartu kredit saat ini) = 29500 rupiah, jadi tagihan anda bulan depan adalah 900ribu + 29500, lumayan juga kaan.

  1. Jatuh Tempo

Dalam urusan membayar tagihan ada dua hal yang perlu diketahui para pemegang kartu kredit, yakni tanggal cetak tagihan dan tanggal jatuh tempo.

  • Tanggal cetak tagihan adalah tanggal dimana seluruh transaksi kartu kredit dalam satu bulan dibukukan dan dicetak ke dalam lembar tagihan (yang biasa disebut sebagai billing statement, kalau dikirim online namanya jadi e-statement).
  • Tanggal jatuh tempo adalah batas akhir pembayaran tagihan kartu kredit harus diterima oleh bank. Lewat dari tanggal yang telah ditentukan tersebut, biasanya akan dikenai denda keterlambatan (late charge).

Biasanya, tanggal jatuh tempo dipatok selama 15 hari setelah tanggal cetak tagihan. Jadi, usahakan untuk selalu memeriksa kapan tanggal cetak kartu kredit dan kapan tanggal jatuh temponya. Ada lho yang karena lupa terus tidak ingat ada tagihan kartu kredit.

Baca juga: Bayar Tagihan Kartu Kredit Sebelum Tanggal Cetak

Ada juga yang tidak memerhatikan tanggal jatuh tempo, da nasal bayar, padahal sudah lewat jatuh tempo, akhirnya tetap kena denda.

Ada juga yang mepet-mepet jatuh tempo ketika bayar tagihan kartu kredit, padahal cara pembayaran tagihan kartu kredit berpengaruh pada lamanya pembayaran tersebut akan diterima oleh bank. Misal bayar pakai ATM bank lain sehari sebelum tanggal jatuh tempo, padahal pembayaran melalui metode tersebut ternyata baru sampai setelah 3 hari kemudian, jadinya dianggap telat deh.

  1. Pangkas Limit sampai Habis

Kecenderungan seseorang, menggunakan kartu kredit hingga menguras limit kartu kredit tidaklah bijaksana. Idealnya, memakai limit kartu kredit hanyalah 75% nya saja. Sisa limitnya sebaiknya didiamkan.

Baca juga: Dari Mana Sih Asal Limit Kartu Kredit?

Selain berpengaruh pada pola pembayaran hutang anda nantinya, kebiasaan menghabiskan limit akan mempengaruhi penilaian bank terhadap riwayat kredit.
  1. Tarik tunai

Setelah praktik gestun (gesek tunai) dilarang oleh pemerintah, maka tarik tunai di ATM menggunakan kartu kredit adalah satu-satunya cara yang aman dan legal. Akan tetapi, sayangnya tarik tunai kartu kredit di ATM tidak murah biayanya!

Bank mematok rata-rata minimal 40.000 hingga 100.000 atau 4% hingga 6%, untuk biaya yang dikenakan tiap ada aktivitas penarikan tunai di ATM dengan menggunakan kartu kredit. Wajar saja sih, kartu kredit kan bukan tabungan, ia adalah alat pembayaran sekaligus sebagai pinjaman, tak heran kalau biaya tarik tunai mahal.

Bayangkan kalau anda punya kartu kredit tapi hobi dipakai untuk tarik tunai layaknya kartu ATM, jelas anda bisa bangkrut nantinya.

Itu dia 4 kemudahan-kemudahan dalam kartu kredit yang bisa jadi jebakan maut kartu kredit. Mulai sekarang, pahami lagi syarat dan ketentuan dalam kartu kredit supaya anda bisa memanfaatkannya dengan lebih optimal.

Advertisement

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Jebakan Kartu Kredit yang Bisa Menguras Kantongmu

Artikel Terkait