Kenalan dengan Mesin EDC Yuk!


Kenalan dengan Mesin EDC Yuk! Rating : 0/5 (0)

Pernah belanja ke supermarket? Di kasir biasanya akan tersedia sebuah mesin untuk menggesek kartu. Mesin itu adalah mesin EDC. Dengan mesin EDC, kita bisa membayar belanjaan menggunakan kartu kredit maupun kartu debit.

Apa Kepanjangan dari Mesin EDC?

Mesin EDC merupakan singkatan dari mesin Electronic Data Capture. Mesin ini berfungsi untuk menerima pembayaran dari pelanggan ke toko menggunakan kartu, baik itu kartu kredit maupun kartu debit.

Dimanakah kita bisa menemukan mesin EDC?

Mesin EDC dapat kita temukan dengan mudah di bagian kasir yang ada di hampir semua merchant, entah itu supermarket, minimarket, beli tiket pesawat, toko elektronik, restoran, kafe, dan masih banyak lagi tempat-tempat lainnya.

Baca juga: Bayar Tagihan Kartu Kredit Sebelum Tanggal Cetak

Cara Kerja Mesin EDC

Pada dasarnya, mesin EDC berfungsi seperti mesin ATM. Dalam penampakannya, mesin ini berbentuk persegi panjang dengan layar kecil dan tombol. Untuk menggunakannya mudah saja, yaitu dengan:

  1. Menggesekkan kartu kredit/debit ke mesin EDC, biasanya kasir yang akan melakukan ini
  2. Setelah itu, kasir juga akan memasukkan jumlah transaksi yang harus dibayar
  3. Selanjutnya, kasir akan meminta pemilik kartu untuk memasukkan PIN.
  4. Kemudian struk akan keluar. Perlu dicatat jika sudah menggunakan PIN maka tidak perlu ditandatangani struk nya, tapi jika tidak memasukkan PIN maka harus tanda tangan.
  5. Selain menggesek, kartu juga bisa dimasukkan ke dalam slot yang ada di bagian depan. Ini biasanya untuk kartu dengan chip seperti kartu kredit. Kartu kredit dengan chip dianggap lebih aman daripada kartu gesek karena meminimalisir bahaya skimming.

Jenis-jenis mesin EDC

Sama seperti kartu kredit yang memiliki beberapa jenis, mesin EDC juga ada jenisnya. Masing-masing masih digunakan dan memiliki kelebihan dan keunggulan. Jenis-jenis mesin EDC yang ada antara lain:

  1. Fixed Line EDC

    Mesin EDC dengan Fixed line menggunakan kabel telepon fixed dari Telkom untuk sarana komunikasi data dengan bank. Maka dari itu, ada biaya langganan yang dibebankan untuk layanan ini, per transaksi berkisar Rp250, tapi bisa berubah-ubah sesuai Telkom. Untuk komunikasi data, EDC ini mengandalkan fiber optik dari Telkom.

  2. GPRS EDC

    Seperti namanya, dapat ditebak bahwa mesin EDC ini mengandalkan sinyal GPRS untuk urusan transfer data dengan computer bank. Meski menggunakan GPRS tanpa memerlukan kabel Telkom, EDC ini harus tersambung dengan sumber daya terus menerus dari PLN.

    EDC GPRS ini menggunakan simcard seperti layaknya handphone. Tipe EDC ini cocok untuk merchant yang tidak memiliki fixed line telepon dari Telkom.

  3. EDC GPRS Mobile

    Mesin EDC ini memanfaatkan sinyal seluler, tetapi memiliki baterai sehingga tidak perlu terus menerus tersambung ke stop kontak untuk mendapatkan sumber tenaga. Biasanya mesin EDC tipe ini dipakai di event-event karena praktis untuk dibawa kemana-mana.

Menggesek Kartu di Mesin EDC Bank Lain

Pada umumnya, setiap bank memiliki mesin EDC masing-masing. Tinggal merchant memilih untuk bekerjasama dengan bank apa. Untuk kerjasama mesin EDC dengan bank tentu ada perjanjian berapa yang harus dibayar atas penggunaan fasilitas EDC di toko/merchant.

Kebijakan tersebut tak jarang membuat penggunaan kartu kredit atau debit di mesin EDC dikenai charge atau biaya. Namun, bila penerbit kartu kredit sama dengan pemilik mesin EDC nya, maka tidak akan dikenai charge. Charge umumnya berlaku untuk kartu dari bank lain.

Pelajari lebih lengkap mengenai biaya charge ini di artikel Biaya Surcharge Kartu Kredit, Biaya Apa Lagi Sih?

Tips Aman Bertransaksi di Mesin EDC

Mesin EDC yang ada di toko-toko ternyata rawan tindak kejahatan seperti skimming. Yakni sebuah teknik kejahatan dimana suatu alat yang disebut skimmer dipasang di tempat gesek kartu pada mesin EDC.

Baca juga: Dua Teknik Kejahatan Melalui Kartu Kredit

Skimmer ini berfungsi untuk merekam data-data pada kartu sehingga data tersebut bisa digunakan untuk kepentingan yang tidak baik. Untuk itu, perhatikan tips aman bertransaksi di mesin EDC berikut ini supaya terhindar dari tindak kejahatan skimming:

  1. Berikan kartu anda kepada kasir dan perhatikan kasir saat menggesek kartu anda
  2. Pastikan nominal yang diketik kasir sudah benar
  3. Tutupi tangan anda saat mengetik PIN
  4. Terima kembali kartu dan masukkan ke dompet setelah transaksi selesai

Apakah Transaksi di EDC Bisa Gagal?

Transaksi di mesin EDC juga bisa mengalami kegagalan yang diakibatkan oleh eror. Beberapa eror yang menjadi penyebab kegagalan transaksi EDC antara lain:

  1. PIN keliru
  2. Sistem atau jaringan sedang mengalami gangguan
  3. Pita magnetik yang ada di kartu rusak
  4. Saldo rekening/limit kartu kredit tidak mencukupi

Nah, sekarang sudah paham mengenai mesin EDC bukan? Jangan takut lagi untuk bertransaksi dengan kartu kredit maupun kartu debit ya sobat. Yuk, apply online kartu kredit sekarang, pastinya lebih mudah di pilihkartu.

Advertisement

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Kenalan dengan Mesin EDC Yuk!

Artikel Terkait