Mau Kredit? Selalu Pahami Aturan Main Bank


Mau Kredit? Selalu Pahami Aturan Main Bank Rating : 0/ 5 ( 0 )
Bila kamu termasuk yang sudah mulai membutuhkan kreditan, entah itu kredit motor, kredit mobil, rumah, ataupun barang elektronik, maka kamu harus mulai memahami aturan-aturan main dari pemberi pinjaman. Pemberi pinjaman kalau jaman dulu hanya ada bank, sekarang ada banyak sekali perusahaan non-bank yang ikut bergerak di jasa pemberi pinjaman.

Kredit atau pinjaman uang adalah produk yang dijual bank kepada nasabahnya. Namanya orang jualan tentu mencari keuntungan. Kalau yang dijual adalah produk berupa pinjaman, bagaimana bank memperoleh keuntungan?


Keuntungan bank dari produk pinjaman/kredit yang dijualnya adalah berupa bunga. Bunga ini biasanya dibebankan tiap kali mengangsur. Maka jangan heran kalau bank itu cepat kaya, soalnya selain bisa kasih pinjaman yang besar, tenor panjang, bunganya juga ada. Semakin besar pinjaman dan semakin lama masa mengangsur, semakin besar keuntungan dari bunga yang didapat.

Baca juga: Pakai Kartu Kredit di Luar Negeri, Perlukah Lapor Dulu ke Penerbit Kartu Kredit?

Inilah dasar dari produk pinjaman/kredit dari perbankan, yang tentu saja bunga dalam kepercayaan masyarakat muslim diharamkan. Meski begitu, perbankan nampaknya semakin kreatif dalam menyiasati produk-produk pinjamannya agar mudah diterima oleh masyarakat umum.
Selain dari bunga, bank memperoleh keuntungan dari biaya-biaya yang dibebankan. Misalnya saja pada kartu kredit yang ada biaya keanggotaan dibayarkan per tahun, denda bila terlambat membayar tagihan, bunga bila membayar tagihan tidak lunas, denda bila transaksi melebih limit, dan sederet biaya-biaya lain.

Tapi semua biaya di atas diberlakukan bila kamu tidak memenuhi aturan main bank, misalnya ya itu tadi: jangan bayar tagihan telat, jangan over kalau belanja, jangan bayar tagihan setengah-setengah, dan masih banyak lagi lainnya.

Bila kamu memahami dengan rinci peraturan-peraturan yang ditetapkan bank, maka kecil kemungkinan mengalami kekecewaan. Satu tips lagi untuk para nasabah kredit: Jangan malas menghubungi customer service bila ada hal-hal yang tidak jelas, kamu bisa konfirmasikan ke CS. Untuk menelpon CS, siapkan pulsa minimal 10.000-20.000, ini karena biasanya ada proses verifikasi nasabah sebelum memproses permintaan atau informasi.

Lalu Bagaimana dengan jenis kreditan lain?


Seperti yang sudah disebutkan di awal, kredit ada bermacam-macam dan berbeda-beda aturannya. Ada KPR, KKB, Kredit Multiguna, masing-masing punya syarat dan ketentuan yang berbeda-beda. Maka dari itu pastikan kamu sudah tahu syarat dan ketentuan tiap-tiap kredit sebelum mengambil produk kreditan.

Bagaimana dengan Lembaga pemberi kredit yang non-bank?

Dewasa ini berkembang pesat jenis pinjaman online, yakni pinjaman yang diberikan oleh perusahaan fintech (financial technology) melalui aplikasi mobile android atau Apple iOS. Pinjaman online atau disingkat pinjol punya karakteristik khusus yakni bunga yang begitu tinggi dan limit kredit tidak begitu besar.

Bunga yang begitu tinggi disebabkan mudahnya syarat pengajuan pinjaman. Bermodalkan KTP, seseorang sudah bisa mendapatkan pinjaman mulai Rp 500.000 rupiah.

Nah, hampir sama dengan kredit-kredit lain, kalau kamu mau apply pinjol, pastikan kamu sudah paham syarat dan ketentuan yang diberlakukan. Kalau tidak mau membayar bunga atau denda, jangan ambil pinjaman. Selalu ukur kemampuan diri dengan kebutuhan yang ada.

Yuk melek kreditan supaya hidup kamu lebih ringan!

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Mau Kredit? Selalu Pahami Aturan Main Bank

Artikel Terkait