Mengapa Anda Perlu Memerhatikan Biaya-Biaya Pada Kartu Kredit


Mengapa Anda Perlu Memerhatikan Biaya-Biaya Pada Kartu Kredit Rating : 0/5 (0)
Indonesia merupakan negara dengan penetrasi kartu kredit yang masih termasuk kecil, bila dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Meski terbilang kecil, tapi penetrasi kartu kredit meningkat dari tahun ke tahun. Artinya, masyarakat Indonesia sudah mulai tergugah untuk menggunakan transaksi non tunai, terutama dalam hal ini adalah transaksi menggunakan kartu kredit (dan atau kartu debit).

Ngomong-ngomong soal kartu kredit, sebelum menggunakan, ada baiknya calon pemegang kartu kredit harus sudah paham dengan biaya-biaya yang ada pada kartu kredit supaya nantinya tidak bertanya-tanya mengapa tagihan saya bisa jadi segitu padahal kemarin belanjanya cuma segini.


Tagihan yang membengkak (meskipun nilai pembengkakan kecil) bisa jadi disebabkan oleh biaya-biaya kartu kredit, karena memang kartu kredit mempunyai komponen biaya yang banyak yang sering dijuluki biaya siluman. Ada iuran tahunan, denda keterlambatan, bunga ritel, bunga tarik tunai, biaya tarik tunai, denda overlimit, dan masih banyak lagi lainnya.

Sebagai pemegang kartu kredit, bila ingin memanfaatkan pinjaman kartu kredit tapi tidak ingin rugi oleh biaya-biaya pada kartu kredit, memang sebaiknya mencermati dengan seksama. Di Amerika yang merupakan negara asal kartu kredit, penduduknya sangat menyukai penggunaan kartu kredit dan sudah sangat lumrah di sana. Tapi, orang-orang sana pun juga keberatan untuk membayar atas penggunaan kartu kredit mereka (fool.com).

Biaya-biaya pada kartu kredit memang tidak semua bisa dibenarkan, dan kalau dicermati terkesan kejam, karena apa-apa ada biayanya (untung sekali ya bank). Nah, maka dari itu cermati hal-hal di bawah ini supaya anda dapat menghindari biaya-biaya pada kartu kredit.

1. Anda Mau Kartu Kredit untuk Kebutuhan yang Mana?

Penting untuk mengetahui kebutuhan anda. Dalam hal ini, jika anda mempunyai kartu kredit, akan anda gunakan untuk apa? Apakah untuk travelling, belanja groseri tiap bulan, untuk bisnis (modal usaha), dan lain sebagainya. Mengapa ini penting? Karena kartu kredit diciptakan dalam banyak jenis, sesuai kebutuhan yang disasar.

Ada BNI Garuda Credit Card, CIMB Niaga Air Asia Card, Standard Chartered World Miles dsb untuk anda yang sering travelling dan pastinya kartu-kartu tersebut akan lebih menguntungkan dibanding kartu kredit reguler lainnya. Jika kartu kredit yang anda pilih telah sesuai dengan aktivitas rutin anda, maka berinvestasi di iuran tahunan tidak akan terlalu berat karena kartu kredit anda akan lebih optimal dalam pemanfaatannya.

Apalagi kartu kredit travel biasanya ada manfaat lain yang mengiringi, misalnya airport lounge, benefit hotel (diskon, cashback, dsb), sewa mobil lebih mudah, travel assistance, dsb. Kartu kredit groseri biasanya ada manfaat cashback, tebus murah, dsb.

2. Pertimbangkan Kartu Kredit Cashback

Tak sedikit yang memilih cashback daripada diskon. Mengapa? Karena cashback bisa dikumpulkan dan disimpan menjadi saldo kredit, sedang diskon? Ia hanya akan memotong nilai pembelanjaan. Ngomong-ngomong soal cashback, sekarang ini beberapa kartu kredit di Indonesia sudah mulai menciptakan kartu kredit khusus cashback, misalnya saja HSBC Platinum Cashback, Citi Cashback Cards, Standard Chartered MasterCard Titanium, dsb.

Atau anda termasuk tinggi intensitasnya dalam menggunakan kendaraan pribadi sehingga anda harus sering mengisi BBM? Maka pertimbangkan menggunakan kartu kredit yang memiliki keuntungan cashback atau diskon dalam BBM misalnya Mandiri Pertamina, Mandiri Prioritas, dsb.

3. Jangan Lupakan Skor Kredit!

Skor kredit merupakan skor yang diberikan berdasarkan pembayaran tagihan anda. Di Indonesia ada 5 tingkatan skor kredit. Skor tertinggi yakni 1, artinya Lancar, anda kurang lebih selalu membayar tagihan dengan penuh/full payment dan tidak pernah lewat batas tempo. Skor 2: Dalam Perhatian Khusus, skor 3: Kurang Lancar, skor 4: Diragukan, dan skor 5: Macet.

Jangan sampai anda masuk kategori kurang lancar hingga macet, karena nanti akan menyulitkan anda manakala membutuhkan pinjaman seperti KPR, KKB, atau KTA. Jika macet dan masuk BI Checking, sudah sulit bagi anda untuk mendapatkan pinjaman.

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Mengapa Anda Perlu Memerhatikan Biaya-Biaya Pada Kartu Kredit

Artikel Terkait