Mengenal Algoritma Luhn dibalik Sistem Validasi Nomor Serial Kartu Kredit

Setelah kemarin pilihkartu telah membahas arti dibalik serial nomor pada tampak muka kartu kredit, kini saatnya kita mengenali secara singkat bagaimana komputer dapat mengenali dan memvalidasi nomor-nomor pada kartu kredit tersebut.

Arti di Balik Nomor Serial pada Kartu Kredit

Algoritma Luhn, Rahasia dibalik Validasi Kartu Kredit

Adalah Hans Peter Luhn, seorang ilmuwan IBM yang mengembangkan algoritma ini. Di kemudian hari, algoritma yang disebut sebagai algoritma Luhn ini dipergunakan dibanyak industri untuk keperluan validasi kombinasi nomor-nomor tertentu.

Sama halnya dengan dunia perkartu kreditan yang juga menggunakan algoritma Luhn untuk memeriksa keabsahan nomor kartu kredit seseorang. Salah satu nomor saja, maka kartu kredit dianggap tidak valid.

Cara Kerja Algoritma Luhn

Untuk menentukan apakah kartu kredit seseorang valid atau tidak, algoritma Luhn menggunakan 3 langkah sederhana. Supaya lebih jelas, ambillah kartu kredit yang anda miliki, kemudian perhatikan nomor serial pada tampak muka kartu kredit tersebut.

Setelah itu, lakukan 3 langkah sederhana di bawah ini, yang merupakan inti dari algoritma Luhn:

  1. Ambillah angka-angka yang berada pada posisi ganjil, kemudian kalikan setiap angka tersebut dengan angka 2. Jika hasilnya lebih dari 9, maka kurangi dengan 9. Setelah itu, jumlah semua angka yang didapatkan.
  2. Jumlahkan semua angka yang berada pada posisi genap, atau masukkan angka-angka?? pda langkah pertama menggantikan posisi sebelumnya.
  3. Jumlahkan hasil langkah pertama dan kedua, lalu bagi dengan angka 10. Jika habis terbagi, maka nomor kartu kredit anda valid.

Serial nomor kartu kredit di Indonesia

Perlu anda ketahui bahwa serial nomor kartu kredit di negara yang satu dan negara lainnya mungkin berbeda-beda. Sebagai contoh, kartu kredit di Indonesia memakai serial nomor kartu kredit berjumlah 16 digit, tetapi di negara lain ada yang hanya 12 digit atau 13 digit.

Praktik Pembobolan Kartu Kredit dengan Serial Nomor Kartu Kredit

Di masa dahulu, sebelum teknologi berkembang dengan pesatnya, praktik pembobolan kartu kredit hanya menggunakan nomor serial kartu kredit dan nama nasabah. Oleh karenanya, ini menjadikan tantangan tersendiri bagi bank untuk menciptakan sistem keamanan yang semakin mumpuni dan susah dibobol.

Maka sekarang ini, nomor serial kartu kredit dan nama nasabah tidak cukup untuk dijadikan bahan untuk membobol kartu kredit. Praktik penipuan kartu kredit yang kian marak dan bervariasi bentuknya, membuat bank dan stakeholdernya menciptakan sistem keamanan yang semakin canggih dan berlapis.

Sebut saja, pin kartu kredit, software mastercard safety net milik mastercard, dan deretan inovasi lainnya untuk menunjang sistem pembayaran yang aman, mudah, murah, dan anti maling tentunya.

Mastercard Safety Net, ???Kartu Kredit Anti Hacker??? dari Mastercard


Komentar untuk Mengenal Algoritma Luhn dibalik Sistem Validasi Nomor Serial Kartu Kredit

Related Article
Selain kartu kredit utama, biasanya setiap kartu k...
Masyarakat Indonesia sudah semakin banyak yang ber...
Pilih kartu kredit atau uang tunai? Keduanya memil...