Mengenal Startup Unicorn yang Sedang Trending di Internet


Mengenal Startup Unicorn yang Sedang Trending di Internet Rating : 0/ 5 ( 0 )
Debat Calon Presiden semalam menyisakan kosakata baru yang menjadi trending di linimasa hari ini, yaitu Unicorn Indonesia. Sebetulnya, apa sih yang dimaksud dengan Unicorn? Apakah Unicorn seperti yang layaknya kita kenal berbentuk kuda perak bercahaya dalam kartun-kartun 90-an?

Dalam debat Calon Presiden 2 semalam, Jokowi sebagai Capres 01 melontarkan pertanyaan kepada Prabowo sebagai Capres 02, "Infrastruktur apa yang akan bapak bangun untuk dukung pengembangan unicorn-unicorn di Indonesia?" tanya Jokowi kepada Prabowo.


"Yang bapak masuk unicorn? unicorn? yang apa itu online-online itu?" tanya Prabowo.

Pertanyaan balik dari Prabowo tersebut memicu keramaian di media sosial. Tentu saja yang ramai adalah pendukung kedua belah pihak yang saling adu argumen.

Pengertian Unicorn

Unicorn merupakan gelar yang diberikan kepada perusahaan startup dengan nilai valuasi hingga US$ 1 miliar. Istilah ini dikenalkan pertama kali pada tahun 2013 oleh Ailen Lee. Lee menggunakan istilah tersebut untuk menyebut perusahaan teknologi dengan ide dan solusi yang tak biasa, dengan nilai valuasi hingga US$ 1 miliar.

Adapun valuasi startup adalah nilai ekonomi dari bisnis yang dilakukan sebuah startup.


Sebetulnya selain Unicorn, masih ada gelar lain sesuai dengan nilai valuasi bisnis sebuah startup. Di bawah ini adalah level startup berdasarkan nilai valuasi bisnisnya:

  • Unicorn : Startup dengan valuasi nilai US$ 1 miliar
  • Decacorn : Startup dengan valuasi nilai US$ 10 miliar
  • Hectocorn : Startup dengan valuasi nilai US$ 100 miliar

Startup Indonesia dengan Gelar Unicorn

Di level global, ada 300 startup dengan gelar unicorn hingga Januari 2019, 8 Unicorn ada di Asia Tenggara dan dari jumlah tersebut 4 ada di Indonesia. Indonesia sendiri memiliki 4 startup dengan gelar unicorn, mereka adalah: Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

1. Go-Jek

Go-Jek merupakan perusahaan startup yang digawangi oleh Nadiem Makariem sejak 2010 lalu. Go-Jek merupakan perusahaan jasa transportasi online yang lantas berkembang menjadi Unicorn di tahun 2016.

Meski digawangi oleh anak muda Indonesia, pada perjalanannya Go-Jek mendapatkan pendanaan dari investor asing seperti Sequioia Capital, Tencent Holdings, JD.com, Google, Astra International, New World Strategic Investment, Temasek Holdings, Hera Capital dan GDP Ventures.

Baca juga: Makin Cashless, Kartu Kredit BRI Gaet Kerjasama dengan GO-JEK Indonesia

2. Tokopedia

Tokopedia merupakan platform e-commerce online yang didirikan oleh William Tanuwidjaja. Tokopedia lahir pada tahun 2009 dan kini berkembang pesat. Tokopedia berhasil mencapai gelar unicorn pada bulan Agustus 2017.

Baca juga: Belanja di Tokopedia Pakai Kartu Kredit? Ini dia caranya!

3. Traveloka

Traveloka berangkat sebagai platform pemesanan tiket online berbasis aplikasi dan website. Tiket yang bisa dipesan via traveloka adalah tiket bis, tiket kereta api, tiket pesawat terbang, hingga reservasi kamar hotel di seluruh dunia.

Traveloka didirikan oleh Ferry Unardi pada tahun 2012 dan berhasil mencapai level unicorn pada tahun 2017. Traveloka sempat mendapat suntikan dana dari perusahaan sejenis milik asing yakni Expedia.

Baca juga: Tips Memperoleh Tiket Pesawat Murah!

4. Bukalapak

Terakhir adalah Bukalapak yang digawangi oleh Achmad Zaky. Saat ini Bukalapak menjadi platform e-commerce ke-4 yang mendapatkan gelar unicorn. Achmad Zaky sang CEO baru-baru ini mengundang kontroversi akibat cuitannya di twitter tentang pendanaan R&D di Indonesia.

Nah, itu dia sekilas mengenai unicorn yang sedang menjadi topik hangat di Indonesia. Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu unicorn? Wah, fintech-fintech di Indonesia yang jumlahnya ratusan ini apakah akan mampu naik level menjadi unicorn juga?

Baca juga: Bukalapak Gandeng Akulaku Hadirkan Cicilan Tanpa Kartu Kredit

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Mengenal Startup Unicorn yang Sedang Trending di Internet

Artikel Terkait