Millenials Suka Ngopi, Bagus Gak Sih?


Millenials Suka Ngopi, Bagus Gak Sih? Rating : 0/5 (0)
Kedai kopi dewasa ini laris manis di pasaran. Masing-masing pengusaha mulai melirik pasar kopi dan mulai membuka kedai kopi milik mereka sendiri. Berharap mendapatkan keuntungan dari pasar penikmat kopi yang sepertinya potensinya cukup besar.

Kedai-kedai kopi yang semakin menjamur belakangan ini didesain dengan konsep yang unik dan nyaman, sehingga membuat pengunjung betah untuk berlama-lama. Entah itu akses listrik, meja yang besar sehingga bisa menaruh laptop pribadi, kursi yang nyaman dan empuk, penerangan yang nyaman, hingga akses internet gratis biasanya tersedia.


Berapa harga kopi di kedai kopi?

Lalu, berapa sih harga kopi di kedai-kedai kopi? Tentu jawabannya beragam, sesuai kelas masing-masing. Starbucks misalnya, kedai kopi yang sudah terkenal seantero dunia ini memang masih ada di puncak piramida, harganya lumayan nguras kantong anak muda, karena berada di kisaran 50ribu ke atas.

Kedai-kedai kopi pada umumnya mematok harga kopinya mulai di angka 15ribu ke atas. Tentu ini masih lebih ramah di kantong para millennials muda jaman sekarang, yang hobi nongkrong tapi tetap gaya. Di kedai-kedai kopi, acara ngumpul bersama teman-teman dan membagikannya ke media sosial sudah menjadi keharusan.

Berapa harga kopi untuk sebulan?

Kalau kebetulan kamu minum kopi setiap hari di kedai kopi, berapakah uang yang kamu habiskan dalam sebulan untuk membeli kopi-kopi tersebut? Bila katakanlah, kopi yang kamu sukai harganya 20.000 per gelas, dan kamu setiap hari beli, jadi kurang lebih uang yang kamu habiskan sebulan untuk ngopi adalah 20.000 x 30 = 600.000 rupiah!

Ratusan ribu untuk kopi tentu bisa menyakiti dompet, terlebih bila kamu adalah geng millennial yang sedang produktif mencari uang dan menabung untuk masa depan. Kita tidak tahu apa yang terjadi kedepannya, maka sebaiknya memang membangun kebiasaan yang baik sedari dini.

Sebagai generasi millennial, terutama yang sudah berpenghasilan, perlu disadari bahwa gaji yang kita terima saat ini bila dihabiskan maka akan menyulitkan di masa depan. Menkeu RI, Ibu Sri Mulyani bahkan mengingatkan generasi muda akan pentingnya dana pensiun.

Mengurangi jajan kopi, dan mengalihkan anggaran jajan kopi untuk anggaran pensiun akan lebih baik. Kamu mungkin senang karena sekarang ini terima gaji utuh, belum ada tanggungan keluarga misalnya, sehingga bisa bersenang-senang dengan jerih payah dan keringat yang kamu keluarkan sebulan, itu pun sah-sah saja, hanya saja sebaiknya memang dikontrol

Kopi misalnya, yang biasanya setiap hari, kamu bisa kurangi jajan kopi di kedai menjadi seminggu sekali. Dengan begini, kamu bisa tetap menikmati enaknya kopi racikan kedai kopi favorit kamu, tapi tetap bisa menabung untuk masa depan! Yuk, mulai budayakan diri untuk menabung!

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Millenials Suka Ngopi, Bagus Gak Sih?

Artikel Terkait