Nama Anda Masuk dalam Daftar BI Checking? Lakukan Ini...

Masalah hutang adalah masalah yang sensitif, karena namanya juga berhubungan dengan uang. Apalagi itu uang institusi seperti perbankan, duh harus hati-hati dan punya tanggung jawab tinggi. Ibaratnya, hutang dengan bank itu suatu komitmen kita terhadap bank, bahwa kita janji untuk setia mengangsur hingga lunas.

Salah satu contoh hutang dengan bank, adalah dalam bentuk kartu kredit. Kartu plastik yang ajaib ini memang mudah sekali pakainya, tapi saking mudahnya, banyak orang yang meremehkan tanggung jawab setelahnya, yaitu melunasi. Alhasil, jadilah riwayat kredit tidak berkesan di mata bank.

Bila riwayat kredit tidak mengesankan di mata bank, maka masalah tidak selesai sampai di situ saja, karena berurusan dengan bank sama saja akan berurusan dengan induknya, yakni Bank Indonesia yang merupakan bank sentral negara kita tercinta. Bank Indonesia memiliki hak untuk memasukkan nama anda ke dalam daftar hitam para penunggak tagihan alias BI Checking.

Nah, bila nama anda telanjur masuk dalam daftar hitam BI Checking ini, apa yang mesti dilakukan?

1. Periksa skor kredit terlebih dahulu

BI Checking adalah sistem yang digunakan Bank Indonesia untuk memeringkat riwayat kredit seseorang. Ibaratnya ujian, kalau nilai/skor tidak memenuhi angka tertentu, maka sudah pasti jatuh ke lembah hitam BI Checking.

Untuk memeriksa skor anda, periksa skor kredit anda dengan mengisi formulir permintaan Informasi Debitur Individual (IDI) Historis, yang bisa diakses di halaman bi.go.id.

2. Bicara dari hati ke hati dengan bank

Bila sudah mengerti berapa skor kredit anda, dan anda memang menyadari kesalahan yang anda lakukan akibat kredit macet, kini saatnya menyelesaikan masalah. Bagaimana caranya?

Anda bisa mulai dari bank tempat anda bermasalah. Mungkin dulunya anda sering dikejar debt collector kiriman bank tempat anda kredit, dan masih bisa mengabaikan gangguan debt collector tersebut. Tapi untuk menyelesaikan masalah BI Checking ini anda harus bersedia bicara dari hati ke hati dengan pihak bank.

Yah, bagaimanapun pihak bank adalah yang paling merasa dirugikan atas 'ingkar'nya anda untuk janji melunasi hutang. Maka dari itu, datanglah ke bank dan bicarakan hutang anda. Anda bisa negosiasi dengan bank untuk mencari jalan keluar terbaik supaya hutang kartu kredit anda bisa lunas, saya yakin bank akan membantu.

3. Hutang lunas, kembalilah ke BI dan laporkan

Nah, bila hutang kartu kredit anda di bank sudah lunas, maka kembalilah ke BI untuk melaporkan sudah lunasnya hutang kredit anda. Jangan lupa untuk membawa dokumen-dokumen pendukung sebagai bukti lunasnya hutang anda. BI kemudian akan memperbarui data kredit anda.

Akibat bila masuk dalam BI Checking

Mengapa urusan dengan BI Checking ini menjadi penting? Padahal anda bisa saja meninggalkan hutang kartu kredit anda begitu saja.

Ternyata masalahnya tidak semudah itu. Seperti yang tadi sudah dikatakan di awal, bahwa urusan hutang adalah urusan komitmen dan tanggung jawab. Ketika pertama kali anda menyetujui aplikasi kartu kredit, maka anda memiliki komitmen dengan bank untuk urusan kredit, serta anda menyetujui untuk melunasi setiap kewajiban hutang yang timbul dari hasil transaksi kartu kredit yang anda lakukan.

Bila sampai pembayaran kredit anda macet, maka BI Checking akan anda hadapi. Bila nama anda sampai masuk ke BI Checking, maka untuk ke depannya anda akan sulit untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk apapun. Rupanya bank dan BI memang punya cara untuk tidak mempercayai seseorang dengan mudah ya.

Nah, sudah paham mengenai BI Checking dan risikonya bukan? Mulai sekarang mari lebih teliti lagi dalam mengelola hutang ya.


Komentar untuk Nama Anda Masuk dalam Daftar BI Checking? Lakukan Ini...

Related Article