QRIS Code Bisa untuk Bayar Pakai Gopay, OVO, Dana, LinkAja, dsb


QRIS Code Bisa untuk Bayar Pakai Gopay, OVO, Dana, LinkAja, dsb Rating : 0/ 5 ( 0 )
QRIS merupakan singkatan dari Quick Response [QR] Code Indonesian Standard. Pembayaran nontunai dengan QR Code (Quick Response Code) bukan hal baru bagi kita. Pasalnya, dompet elektronik seperti Gopay, OVO, Dana, dsb sudah menerapkan pembayaran dengan scan QR.

Permasalahan timbul karena QR yang selama ini dipakai secara luas di masyarakat ternyata berbeda-beda satu dengan lainnya. Sehingga, pemerintah Indonesia menginginkan adanya standarisasi untuk masalah QR Code yang digunakan.


Sejak bulan Agustus 2019 QRIS mulai disosialisasikan ke masyarakat. Akan tetapi, baru awal Januari 2020 ini QRIS wajib digunakan di seluruh Indonesia. Menurut data Bank Indonesia, saat ini ada 1,6 juta toko yang sudah menerapkan QRIS. Dompet elektronik seperti Gopay, OVO, Dana, LinkAja, dsb juga sudah diwajibkan untuk menerapkan QRIS mulai 2020 ini.

QRIS: Disusun oleh BI dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia)

QRIS rupanya disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia. Standar yang digunakan merupakan standar internasional, EMV Co., yakni sebuah lembaga bertaraf internasional yang menyusun sebuah standar internasional untuk QR Code.

QRIS Menyimpan Semangat UNGGUL

QRIS yang dibuat oleh pemerintah Indonesia mengusung semangat UNGGUL, yang merupakan singkatan dari:

  1. Universal             : QRIS bisa digunakan oleh semua masyarakat, di dalam negeri maupun luar negeri
  2. Gampang            : Transaksi mudah dan aman dalam genggaman
  3. Untung                 : QRIS menguntungkan pembeli dan penjual melalui transaksi yang efisien dengan satu QR Code
  4. Langsung             : Transaksi dengan QRIS langsung dan seketika, sehingga cepat!

QRIS Bisa Digunakan Lintas Platform

QRIS yang dibuat pemerintah Indonesia disebut-sebut telah berstandar, sehingga bisa digunakan lintas platform. Lintas platform ini membuat pengguna Gopay, Dana, OVO, maupun LinkAja untuk bertransaksi di merchant yang menerima pembayaran nontunai dengan QRIS. Jadi tidak terbatas pada merchant yang bermitra dengan Gopay saja, Dana saja, OVO saja, atau LinkAja saja.

Cara Pakai QRIS untuk Membayar Transaksi


Pembayaran menggunakan QRIS mudah saja. Pengguna hanya perlu memindai/scan QRIS Code yang biasanya terpajang di kasir-kasir. Selain terpajang/tercetak di kasir-kasir, QRIS Code ini juga tercetak di struk dan biasanya kasir yang akan mencetaknya, baru kemudian anda memindainya dan melakukan konfirmasi.

Berapa Nominal Maksimal untuk Transaksi dengan QRIS

Batasan maksimal untuk transaksi dengan QRIS adalah Rp 2.000.000 per transaksi. Tapi tetap saja, penerbit bisa menetapkan batas nominal harian atau bulanan sesuai dengan kebijakan masing-masing.

Transaksi dengan QRIS Memakan Biaya Transaksi

Nah, ini dia yang perlu diketahui oleh masyarakat, yakni transaksi dengan QRIS Code akan dikenakan biaya transaksi. Biaya transaksi ini dikenal dengan nama MDR atau Merchant Discount Rate yang besarnya 0,7% per transaksi.

Biaya MDR ini dikenakan kepada merchant/toko, jadi seharusnya nanti pengguna/pembeli tidak dikenakan biaya ini. Tapi kembali lagi kepada merchant, mungkin ada yang membebankan biaya QRIS Code tersebut kepada pelanggan/pembeli karena tidak ingin rugi.

Menurut regulator di BI, biaya tersebut terhitung murah, sementara Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia meminta agar transaksi dengan QRIS bebas biaya.

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit?

Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk QRIS Code Bisa untuk Bayar Pakai Gopay, OVO, Dana, LinkAja, dsb

Artikel Terkait