Sri Mulyani Imbau Perbankan untuk ‘Melek’ Teknologi


Sri Mulyani Imbau Perbankan untuk ‘Melek’ Teknologi Rating : 0/5 (0)
Perbankan dan dunia digital barangkali lebih tua dunia perbankan. Sebagai sektor yang telah ada selama ratusan tahun, dunia perbankan berhasil membuktikan diri sebagai sektor yang layanannya dimanfaatkan secara luas di masyarakat.

Sejatinya, setiap lini bisnis memang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi bila tidak ingin ketinggalan zaman. Bila tak mampu beradaptasi, bukan tak mungkin bisa berujung kepada kepunahan atau kebinasaan, ini tak hanya berlaku bagi manusia, tapi setiap yang hidup di muka bumi ini.

Baca juga: Digital Payment – Pembayaran Digital, Apa dan Bagaimana?


Pun dengan perbankan, Sri Mulyani menyadari pentingnya perbankan untuk selalu ‘melek’ dengan teknologi. Bila di zaman 80’an atau 90’an ATM menjadi teknologi yang maju, maka teknologi tersebut kemudian digantikan dengan kartu ATM, kartu debit, kartu kredit, dsb.

Sekarang pun, zaman sudah berubah lagi, teknologi pembayaran menggunakan kartu-kartu seperti di zaman 90’an hingga 2000’an sudah akan tergeser dengan teknologi pembayaran yang lebih canggih lagi, yaitu pembayaran menggunakan smartphone, perangkat dengan teknolog NFC (Near Field Communication), dan entah apalagi nantinya.

Untuk itulah Menkeu Sri Mulyani meminta perbankan agar terus berupaya menyesuaikan bisnisnya dengan perubahan teknologi yang terjadi terus-menerus. Ini penting supaya perbankan tidak ketinggalan jauh dengan pihak-pihak lain misalnya fintech dan ecommerce yang juga tak kalah jor-jor an investasinya untuk mengembangkan produk-produk financial berbasis digital.

Baca juga: PermataMobile Kartu Kredit, Aplikasi Android untuk Kartu Kredit

"Perbanas (perhimpunan bank nasional) harapannya bisa paham perubahan teknologi. Jangan sampai perbankan mengalami nasib seperti dinosaurus yang sudah punah," papar Sri Mulyani, Kamis (15/11).

Pesatnya perkembangan teknologi yang ada sekarang ini sejatinya dipandang sebagai suatu hal yang positif, karena manfaatnya juga banyak. Hal ini dikatakan Sri Mulyani yang menurutnya teknologi bisa menjadi solusi untuk meningkatkan inklusi keuangan. Apalagi saat ini inklusi keuangan di Indonesia sekarang ini masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain.

Mengutip data Bank Dunia (World Bank) indeks penetrasi keuangan Indonesia sudah naik dari 36 persen menjadi 48 persen. Tapi itu pun masih tertinggal dari India. Maka Sri Mulyani mengungkapkan bahwa perbankan perlu mencari berbagai terobosan baru untuk bisa meningkatkan inklusi keuangan tersebut.

Salah satu cara, menurut Sri Mulyani, adalah dengan kerjasama antara perbankan dan fintech untuk meningkatkan inklusi keuangan tersebut. Sri Mulyani tetap menekankan pondasi utama perbankan yakni trust dan confidence, ia ingin agar perbankan tetap menjadi kepercayaan masyarakat.


 

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Sri Mulyani Imbau Perbankan untuk ‘Melek’ Teknologi

Artikel Terkait