Syarat Membuat Kartu Kredit untuk Pekerja Profesional

Pertama, siapa sajakah yang dimaksud dengan pekerja profesional?

Orang-orang yang termasuk dengan pekerja profesional adalah mereka yang berprofesi sebagai dokter, advokat, pengacara, penerjemah, dan beberapa profesi lain. Orang-orang yang merupakan pekerja profesional terkadang tidak memiliki slip gaji karena memang tidak digaji secara langsung oleh atasan.

Lalu bagaimana mengajukan kartu kredit bila tidak punya slip gaji?

Orang-orang yang termasuk ke dalam pekerja profesional bisa mengajukan kartu kredit biarpun tidak bisa melampirkan slip gaji. Syarat slip gaji bisa diganti dengan dokumen lain seperti laporan SPT (laporan pajak tahunan).

Prosedur membuat kartu kredit untuk pekerja profesi

Bila anda termasuk seseorang yang bekerja sebagai pekerja profesi, entah itu dokter, advokat, pengacara, atau profesi lain, pengajuan kartu kredit tetap mengikuti prosedur yang tengah diberlakukan, seperti:

1. Mengisi formulir pendaftaran

Tidak peduli anda dokter, pengacara, atau artis, jika ingin membuat kartu kredit, pasti tetap diminta untuk mengisi formulir pendaftaran kartu kredit. Formulir pendaftaran kartu kredit ini harus anda isi dengan data pribadi seperti nama lengkap, nama panggilan, tempat tanggal lahir, nomor telepon rumah dan nomor handphone, alamat rumah, alamat kantor, nama perusahaan (dikosongi saja bila anda tidak bekerja di perusahaan), dan seterusnya.

Pastikan untuk mengisi dengan lengkap formulir pendaftaran kartu kredit ini, bila tidak lengkap bank akan malas memproses permohonan kartu kredit anda.

2. Menyiapkan dokumen

Nah ini dia yang juga tak kalah penting, yakni dokumen sebagai syarat pendaftaran kartu kredit. Dokumen yang umumnya harus dilampirkan ke bank adalah:

  • Fotokopi/foto/scan KTP untuk warga negara Indonesia, dan KITAS untuk warga negara asing.
  • Fotokopi/foto/scan NPWP
  • Slip gaji, SIUP untuk wiraswasta, dan SPT bisa juga surat keterangan profesi untuk yang berprofesi sebagai dokter, advokat, pengacara, dst.
  • Khusus untuk pekerja profesi dan pengusaha, untuk jaga-jaga sebaiknya siapkan juga fotokopi tabungan/rekening koran selama 3 bulan terakhir.

Sudah cukup jelas bukan? Bank tidak akan mempersulit pengajuan kartu kredit untuk pekerja profesi kok. Anda masih bisa melampirkan laporan SPT dan atau surat keterangan profesi sebagai syarat dokumen, dan supaya lebih meyakinkan kalau anda punya uang dan tidak akan mangkir dari bayar tagihan, bisa juga siapkan fotokopi tabungan atau rekening koran selama 3 bulan terakhir. Kalau bank tahu rekening anda aktif (ada transaksi keluar masuk) maka aseptansi (kemungkinan diterima) juga lebih besar.

Bagaimana sudah cukup jelas bukan? Kini anda yang berprofesi dokter, pengacara, atau profesi lainnya juga bisa memiliki kartu kredit. Apalagi bila anda dokter atau pengacara atau penerjemah yang sering ke luar negeri, kartu kredit akan berguna sekali ketika di luar negeri. Jadi, yuk tunggu apalagi segera ajukan kartu kredit melalui pilihkartu. Mumpung sekarang masih ada promo cashback hingga 1 juta kalau mendaftar kartu kredit HSBC, yuk manfaatkan promonya, klik saja banner di bawah ini.

 


Komentar untuk Syarat Membuat Kartu Kredit untuk Pekerja Profesional

Nakara 14 November 2016

Good

nala 14 November 2016

Saya suka tips nya, bermanfaat boleh juga nih pilihkartu.com

syarifudin 14 November 2016

Bagus info nya min!
Related Article
Paypal merupakan akun virtual yang digunakan untuk...
Di Indonesia, ada ratusan jenis kartu kredit yang ...