Terjerat hutang kredit instan aplikasi, seorang wanita nekat menenggak minyak tanah


Terjerat hutang kredit instan aplikasi, seorang wanita nekat menenggak minyak tanah Rating : 0/5 (0)
Di tengah banyaknya produk pinjaman yang ada sekarang ini, ada jenis pinjaman baru yang mulai ‘naik daun’ yaitu kredit instan berbasis aplikasi yang disediakan oleh fintech. Hanya bermodalkan ponsel pintar, serta syarat-syarat dokumen mudah seperti KTP, pengguna kini bisa mendapatkan pinjaman uang tunai dengan mudah.

Untung menjadi buntung


Meski iming-iming mudah dan cepat dari produk kredit instan aplikasi tersebut terlihat menguntungkan, nyatanya tidak berlaku bagi seorang wanita yang berstatus ibu rumah tangga di Jakarta. Kisahnya yang dimuat di CNN Indonesia cukup memprihatinkan, pasalnya ia sempat melakukan percobaan bunuh diri lantaran terjerat hutang kredit instan aplikasi yang disediakan fintech.

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181105025234-12-343957/tangis-korban-percobaan-bunuh-diri-terjerat-utang-fintech

kisahnya berawal ketika wanita berusia 40 tahun ini membutuhkan uang tunai sebesar 500ribu rupiah. Keadaan membuatnya terpaksa meminjam melalui aplikasi kredit instan yang belakangan ini menjamur disediakan oleh fintech (financial technology). Bermodalkan smartphone, ia pun mencoba mendaftar dengan menyertakan KTP, KK, dan foto selfi bersama KTP.

Gayung pun bersambut, tak butuh waktu lama pinjamannya cair. Namun, uang pinjaman yang ia terima hanya sebesar 375ribu rupiah karena dipotong biaya administrasi yang begitu besar. Selain itu, bila dikalkulasi, pinjaman awalnya yang 500ribu harus ia kembalikan senilai lebih dari 600ribu termasuk bunga yang dikenakan.

Di masa-masa awal, wanita dengan anak 3 ini masih bisa menutup hutangnya dengan mengangsur secara berkala. Tapi, lama kelamaan ia akhirnya jatuh ke jerat setan hutang karena ia membuka 9 aplikasi pinjaman uang untuk menutup utang dari aplikasi lain. Gali lubang tutup lubang menjadi sebab hutangnya membengkak menjadi puluhan juta rupiah.

Tidak mampu lagi membayar hutang, terror debt collector mulai menghampiri via telepon, whatsapp, maupun SMS. Wanita yang mengaku lulusan SMK ini kemudian bekerja menjadi asisten rumah tangga, tapi ternyata itu pun belum mampu untuk membuat hutangnya lunas. Karena terus-terusan diteror debt collector, majikannya tidak berkenan mempekerjakannya lagi hingga akhirnya ia kehilangan penghasilan kembali.

Lelah dan tertekan membuatnya memutuskan untuk menenggak minyak tanah. Ia berpikiran bila ia mati maka saudaranya akan membantu suami dan anak-anaknya. Selain itu, ia juga berpikiran bahwa uang santunan kematiannya bisa digunakan untuk menutup hutang-hutangnya. Percobaan bunuh dirinya gagal, ia akhirnya dirawat di rumah sakit.

L kemudian mengadu pada sebuah LBH di Jakarta untuk mendapatkan jalan keluar atas persoalan hutang kredit instan aplikasi fintech yang dialaminya. Kebetulan LBH tersebut membuat pos pengaduan korban pinjaman online (pinjol) di website LBH Jakarta (www.bantuanhukum.or.id) yang dibuka mulai 4 November hingga 25 November 2018.

Kenali Kredit Instan Aplikasi

Memang, kredit instan dirasa jalan keluar yang cepat bagi mereka-mereka yang sedang terdesak keuangannya. Tanpa memerlukan jaminan, tanpa perlu susah-susah mendatangi kantor pemberi pinjaman, sudah bisa mendapatkan uang tunai dengan cepat.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa dimanapun, kredit selalu ada risiko, entah itu risiko tinggi ataupun rendah, masing-masing dari kita sudah harus paham akan risiko tersebut beserta konsekuensinya. Bila sekiranya terlalu berisiko, sementara keuangan diri tidak tetap, memang sebaiknya urung saja. Jangan sampai malah membuat diri kita nanti kesulitan hingga berujung tindakan-tindakan yang tidak diinginkan.

Kita sudah harus paham akan bunga dan denda yang diberlakukan pada pinjaman-pinjaman yang sekarang ini menjamur jumlahnya. Jangan hanya tertarik dengan iming-iming membeli barang dengan mudah, dengan kredit, tapi kita melupakan kalau ternyata ada bunga yang harus dibayarkan hingga akhirnya mencicil semakin lama. Semakin lama waktu mencicil, semakin banyak jumlah bunga yang harus dibayarkan.

Loading...

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Terjerat hutang kredit instan aplikasi, seorang wanita nekat menenggak minyak tanah

Artikel Terkait