Tips Supaya Tidak Menjadi Konsumtif dengan Kartu Kredit


Tips Supaya Tidak Menjadi Konsumtif dengan Kartu Kredit Rating : 0/5 (0)

Kartu kredit adalah alat pembayaran yang praktis dan mudah. Melalui kartu kredit, dengan sekali gesek pembayaran transaksi sudah berhasil dan tidak perlu lagi repot membawa uang tunai banyak, atau mengurusi uang kembalian.

Kartu kredit=Mendorong Pola Hidup Konsumtif?

Namun, tak sedikit yang mengatakan bahwa kartu kredit mendorong perilaku hidup konsumtif. Ini tak lain karena mudahnya seseorang menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi, sehingga orang dengan mudah melakukan transaksi di sana sini karena kesulitan mengontrol.

Banyaknya Diskon dan Promo Jadi Faktor Perilaku Konsumtif

Memang tak dapat dimungkiri, para pengusaha sangat bersemangat memberikan diskon dan promo besar-besaran terutama untuk para pemegang kartu kredit. Belum lagi promo cicilan 0% dengan kartu kredit dimana seseorang bisa berbelanja dengan pembayaran cicilan ringan per bulannya.

Dengan banyaknya diskon dan promo, masyarakat lebih mudah tergiur untuk berbelanja daripada menimbun uangnya di tabungan. Lalu, supaya tidak terjerumus ke dalam perilaku hidup konsumtif, apa tipsnya?

1. Miliki Kartu Kredit Maksimal 2 Kartu

Untuk mempunyai kartu kredit, dengan gaji minimal 3 juta diperbolehkan memiliki kartu kredit maksimal 2 buah kartu saja. Jumlah ini ideal, anda bisa menghindari untuk membeli barang di luar batas kemampuan anda.

Dua buah kartu kredit sudah cukup untuk kebutuhan transaksi harian anda. Anda bisa mengaturnya agar masing-masing dengan jaringan kartu kredit berbeda, seperti salah satunya MasterCard ataupun VISA, atau bila anda sering ke Jepang, anda bisa memakai JCB Card, dsb.

2. Gunakan kartu kredit untuk transaksi seperlunya

Bila belum terbiasa dengan kartu kredit, maka sebaiknya gunakan kartu kredit seperlunya. Limit dasar kartu kredit biasanya 4 juta rupiah. Misal gaji anda 3 juta, maka limit jika anda menggunakan semua limit anda, kemungkinan di akhir bulan anda bisa kesulitan membayar tagihan dengan gaji anda yang sebesar 3 juta.

Oleh karenanya, untuk permulaan anda bisa membagi transaksi anda, dengan menggunakan kartu kredit dan kartu debit. Mungkin untuk transaksi pembelian item besar, anda bisa menggunakan kartu kredit dan mengubahnya ke dalam cicilan bunga ringan.

Untuk transaksi rutin anda bisa menggunakan kartu debit seperti biasa. Bila sudah terbiasa dengan pola transaksi kartu kredit, lambat laun anda akan bisa mengatur dengan sendirinya.

3. Beli barang sesuai kebutuhan bukan keinginan

Kebutuhan dan keinginan tentu berbeda. Anda bisa saja menginginkan suatu barang padahal sebenarnya tidak membutuhkannya. Apa yang anda butuhkan tentu akan lebih bermanfaat untuk anda ketimbang barang yang hanya anda inginkan saja.

Oleh karena itu, sebelum melihat diskon dan promo, cari tahu dulu apa yang sebenarnya anda butuhkan dalam hidup anda. Percayalah bahwa diskon dan promo akan selalu ada, sehingga di lain waktu anda mungkin bisa membeli item yang anda inginkan ketika sudah benar-benar butuh.

4. Kecanduan Kartu Kredit? Tinggalkan

Poin ini untuk mereka yang sudah kecanduan menggunakan kartu kredit, memiliki masalah dengan tagihan, dan sulit mengendalikan hasrat berbelanja. Jika sudah begini, maka tidak ada acara lain selain menyingkirkan kartu kredit dari dalam dompet untuk sementara waktu.

Selesaikan dulu masalah tagihan, dan kembali belajar untuk menahan diri dari godaan diskon dan promo kartu kredit yang bertebaran.

Nah, 4 tips di atas semoga bisa membuat anda lebih bijaksana dalam menggunakan kartu kredit sebagai alat transaksi. Jangan lupa untuk selalu update tips dan berita seputar dunia kartu kredit hanya di pilihkartu!

Advertisement

Ingin Punya Kartu Kredit? Pilih Kartu Kredit Dari Bank Yang Kamu Mau

Komentar untuk Tips Supaya Tidak Menjadi Konsumtif dengan Kartu Kredit

Artikel Terkait